kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Royal Canin optimis tumbuh dua digit per tahun


Rabu, 20 September 2017 / 17:50 WIB


Reporter: Ivana Wibisono | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Bisnis produsen makanan hewan peliharaan asal Perancis, Royal Canin mengalami pertumbuhan dobel digit tiap tahun. SPT Pillar Head PT Royal Canin Indonesia, Aria Pradana optimistis Royal Canin mengalami pertumbuhan penjualan hingga dua digit tahun ini, baik di Indonesia maupun secara global.

Keoptimisan Royal Canin ini berdasarkan potensi bisnis makanan anjing dan kucing yang cukup besar di Indonesia. Potensi pasar Indonesia sekitar US$ 110 juta per tahun dan bertumbuh 12% hingga 15% per tahun.

Aria mengatakan ada 9 juta ekor kucing dari berbagai macam jenis dan 5% dari jumlah tersebut diberi makan produk jadi berbagai merek. Sedangkan untuk anjing, yang sudah diberi makan produk jadi berbagai merek anjing di bawah 2%. Sisanya, masih diberi sisa makanan manusia, olahan sendiri, atau makanan mentah.

Meski potensi besar, Royal Canin sedang dalam proses mengedukasi konsumen dalam memberi makanan hewan peliharaannya. Hal ini disebabkan hewan yang diberi makanan sisa dan lainnya berpotensi sering sakit, pertumbuhan yang tidak maksimal, dan berumur pendek.

Dalam memasarkan produknya, Royal Canin hanya menjual produknya melalui spesialis, yaitu breeder atau pengembangbiak kucing dan anjing, profesional atau mereka yang mempunyai bisnis untuk anjing pekerja, dokter hewan, dan toko hewan. Royal Canin tidak memasarkan produknya di supermarket. 

Perbandingan penjualan antara makanan anjing dan kucing Royal Canin di Indonesia sebesar 60% untuk makanan kucing dan 40% untuk makanan anjing. Secara wilayah, lebih dari 60% produk Royal Canin di Indonesia terjual di Pulau Jawa dan Bali.

Untuk bersaing dengan merek lainnya, Royal Canin melakukan beberapa hal. Royal Canin tergabung dalam Mars Incorporated yang menaungi merek makanan kucing dan anjing lainnya, yaitu Whiskas dan Pedigree. Secara distribusi produk, ketiganya berbeda.

Bila Royal Canin dijual melalui spesialis, Whiskas dan Pedigree dijual di supermarket. Hal ini dilakukan agar penjualan ketiga merek ini tetap berjalan dengan baik. Adapun untuk harga jual, Royal Canin berada di harga super premium dibanding Whiskas dan Pedigree yang premium.

Aria mengatakan, persaingan di sektor bisnis makanan hewan belum ketat dan potensinya di Indonesia masih besar. Namun, seharusnya semua merek makanan hewan menghidupkan kesadaran orang, terlebih pemilik hewan peliharaan, untuk memberi makanan produk jadi bagi hewan peliharaannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×