Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa biodiesel 50% atau B50 cuma ada di Indonesia.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengungkapkan bahwa capaian ini menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya rujukan teknis global.
"Kita saat ini capaiannya sudah nomor 1 di dunia. Dan bahkan tidak ada lagi rujukan-rujukan teknis yang bisa kita akses. Jadi tidak ada contohnya. Ini yang membuat kebanggaan bagi kita sendiri," ujarnya di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (27/4/2026).
Baca Juga: Pasar Karbon RI Beroperasi Juni 2026, DEN Ungkap Peluang Besarnya
Eniya mengungkapkan bahwa program B50 memiliki sejarah panjang selama 15 tahun sebelum akhirnya terbukti hanya ada di Indonesia. Langkah percepatan uji coba B50 ini merupakan respons strategis pemerintah terhadap kondisi geopolitik global.
Eniya menyebut, Menteri ESDM telah menginisiasi persiapan sejak tahun lalu. Dampaknya, saat ini banyak negara mulai melirik dan ingin mempelajari implementasi kebijakan tersebut secara langsung ke tanah air.
"Saat ini banyak negara yang buru-buru berbondong-bondong datang ke kita untuk berkontak bagaimana sih menjalankan B50. Karena benar rujukannya contohnya enggak ada selain di kita," terangnya.
Di samping itu, Eniya memastikan bahwa seluruh rantai pasok B50 akan mengandalkan kekuatan domestik.
"Pak Menteri sudah mencanangkan penggunaan solar seluruhnya dari dalam negeri dan FAME itu juga dari dalam negeri. Jadi seluruhnya 100% dari dalam negeri," tegasnya.
Baca Juga: Kiprah Pertamina Gas Dahlia: Kapal RI Penjaga Pasokan LPG Dunia, Ini Rutenya!
Lebih lanjut, Eniya menambahkan, saat ini, pemerintah terus memantau proses pengujian yang sedang berjalan di berbagai jenis kendaraan untuk memastikan pelaksanaannya lancar.
"Nah ini uji yang sangat penting yang harus kita lakukan saat ini. Mudah-mudahan nanti pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar. Dan saya rasa kita tunggu, kita bersama-sama menyaksikan bagaimana proses B50 ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













