kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Rupiah Melemah, Industri Alas Kaki Hadapi Kenaikan Biaya Bahan Baku


Senin, 06 Januari 2025 / 08:45 WIB
Rupiah Melemah, Industri Alas Kaki Hadapi Kenaikan Biaya Bahan Baku
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/Spt. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam beberapa waktu terakhir berpotensi ikut mengerek biaya produksi industri alas kaki nasional.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam beberapa waktu terakhir berpotensi ikut mengerek biaya produksi industri alas kaki nasional.

Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah sebenarnya membuka peluang untuk industri alas kaki yang berorientasikan pasar ekspor.

Meski demikian, industri dalam negeri berpotensi mengalami tekanan akibat kenaikan biaya bahan baku.

Baca Juga: Menanti January Effect, Ada Peluang Menadah Saham Blue Chip yang Sudah Murah

"Kondisi ini jelek dan rugi untuk domestik. Order saat ini stagnan dan komponen bahan baku dari impor masih sangat tinggi," ungkap Eddy kepada Kontan, Minggu (5/1).

Eddy menjelaskan, kebutuhan bahan baku yang harus dipenuhi dari impor untuk produksi alas kaki mencapai 50%. 

"Ada potensi kenaikan biaya 2% hanya dari bahan baku saja," sambung Eddy.

Dengan kondisi order yang masih stagnan, industri alas kaki pun harus menguatkan strategi pemasaran baik domestik dan ekspor. Di sisi lain, Eddy menilai seluruh negara kini menghadapi situasi ekonomi yang kurang baik.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini (6/1), Cek Sekolah Di Jakarta Penerima Program

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×