kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Sapi Perah Dipotong, Produki Susu pun Melorot


Rabu, 12 Juni 2013 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Tayangan konten media produksi grup PT MNC Studios International Tbk (MSIN).


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

JAKARTA. Produksi susu nasional tahun ini berpotensi bakal melorot 10% hingga 15% dibandingkan produksi tahun lalu. Menurut Ketua Dewan Persusuan Nasional, Teguh Boediyana penurunan terjadi karena populasi sapi perah banyak yang dipotong.

“Padahal sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 18/2009 pemotongan sapi betina produktif dikenakan sanksi pidana," kata Teguh kemarin. Saat ini, produksi susu segar yang dipasarkan ke Industri Pengolahan Susu hanya sekitar 1.700 ton per hari. Padahal, tahun lalu produksi susu segar bisa mencapai 1.900 hingga 2.000 ton per hari.

Total kebutuhan bahan baku susu nasional tercatat 3,2 juta ton per tahun. Sedangkan pasokan dari peternak hanya 690.000 ton yang dihasilkan oleh sekitar 597.135 ekor sapi perah. Dengan demikian, pasokan susu dari peternak lokal hanya sekitar 21% dan selebihnya yang mencapai 79% masih harus diimpor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×