kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026


Rabu, 10 Juni 2026 / 16:49 WIB
Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Logo PT Satu Visi Putra Tbk (/satuvisiputra.com)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) berupaya mencapai pendapatan bertumbuh sebesar 5% hingga akhir tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, emiten yang bergerak di distribusi bahan percetakan dan periklanan digital ini berupaya mencari peluang baru di bidang barang dan jasa.

Perusahaan juga berupaya meningkatkan diversifikasi produk ke depan, baik melalui impor maupun produksi dalam negeri.

Meskipun, Direktur Utama Satu Visi Putra David Dwiputra mengakui bahwa tahun 2026 ini sangat menantang terutama bagi pelaku usaha yang bergerak di bisnis produk berbahan plastik. Namun begitu, VISI tetap berkomitmen melakukan pengembangan dan inovasi baru.

Baca Juga: REI: Kenaikan Suku Bunga Rentan Menekan Properti Non-Subsidi

"Di tahun ini, kita menargetkan untuk dapat bertahan di tengah kelesuan ekonomi yang melanda," ujarnya dalam paparan publik secara virtual, Rabu (10/6/2026).

Adapun, VISI kini juga memiliki pengendali baru, yakni pasangan selebritis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina melalui PT Harmoni Semesta Investama, dengan transaksi yang setara 61,85% dari David Dwiputra.

Untuk itu, menurut David, manajemen masih akan berdiskusi lebih lanjut terkait arah bisnis ke depan dengan pengendali baru. Namun dengan langkah tersebut, dia mengisyaratkan perusahaan berpotensi menambah lini usaha baru di luar bisnis yang saat ini dijalankan.

"Dari pihak pengendali baru, kita belum diskusi lebih lanjut, jadi kami masih terbuka untuk semua lini usaha ataupun kerja sama dengan pihak lain," terang dia.

Lebih lanjut, David bilang VISI belum berencana mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) untuk tahun ini.

Dari sisi kinerja, berdasarkan laporan keuangannya, pada kuartal I-2026 ini pendapatan VISI menurun 3,49% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 72,74 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 75,37 miliar.

Penurunan pendapatan ini diikuti pembengkakan rugi bersih. Dari bottom line, rugi bersih VISI terpantau melonjak dari Rp 201 juta pada kuartal I-2025 menjadi Rp 3,31 miliar di tiga bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, IATMI: Upaya Agar Kondisi Keuangan Pertamina Tidak Berdarah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×