kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

SDPC tambah distribusi produk Ortopedi


Jumat, 15 September 2017 / 15:03 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID -  PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) menjalin kerja sama baru dengan PT Starnegy. Direktur Utama SDPC, Mohamad Muhazni bin Mukhtar mengatakan, kerja sama yang dimaksud terkait distribusi produk Over The Counter (OTC/ produk bebas non-resep).

“Dengan ini kami punya lima jenis OTC, dimana produk PT Starnegy terkait Ortopedic (berhubungan dengan tulang),” ujar Hazni kepada KONTAN (15/9). Sekadar informasi, Starnegy memiliki produk pengait tulang dan sendi yang dipergunakan dalam pembedahan rangka tulang.

Mengenai berapa nilai investasi yang digelontorkan, Hazni belum bisa menerangkan secara rinci. Sampai dengan semester satu 2017, penjualan obat non resep dan alat kesehatan SDPC masing-masing, RP 136 miliar dan Rp 149 miliar.

“Selain itu, kami juga berencana membuka cabang baru di Manado,” ungkap Hazni. Kemungkinan antara di akhir tahun ini atau awal tahun depan. SDPC tengah mempelajari soal investasi pembangunan cabang di sana.

Penjualan di regional Sulawesi, berdasarkan laporan keuangan semester I-2017, mengalami kenaikan sebesar 6% dari Rp 30 miliar menjadi Rp 32 miliar. Memang tidak sebanding dengan Jawa yang penjualannya Rp 628 miliar dan punya porsi 62% dari total penjualan perusahaan ini. Namun nilainya turun tipis 0,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 633 miliar.

Kenaikan penjualan regional paling tinggi berasal dari Kalimantan yakni 10% dari Rp 75 miliar menjadi Rp 83 miliar. Sampai dengan 2016 lalu, SDPC memiliki 31 kantor cabang dan tiga sub-distributor. Dibantu dengan tiga gudang di Jakarta, Bandung dan Surabaya perseroan ini memiliki 61 titik stasiun penjualan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×