kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sektor Industri Ini Berpotensi Raup Cuan Optimal di Tahun Kelinci Air


Jumat, 20 Januari 2023 / 17:24 WIB
ILUSTRASI. Tahun ini akan menjadi tahun yang menjanjikan bagi industri yang berkaitan dengan pemulihan mobilitas masyarakat usai pandemi Covid-19. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/foc.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2023 bertepatan dengan tahun Kelinci Air yang merujuk pada astrologi China. Sejumlah sektor industri pun diperkirakan akan memiliki kinerja moncer pada tahun Kelinci Air.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyampaikan, tahun ini akan menjadi tahun yang menjanjikan bagi sektor-sektor industri yang berkaitan dengan pemulihan mobilitas masyarakat usai pandemi Covid-19.

Di antaranya adalah industri transportasi, pariwisata, hotel, restoran, dan kafe (horeka), ritel, jasa hiburan, hingga meeting, incentive, conference, dan exhibition (MICE). “Permintaan sektor-sektor tersebut naik cukup pesat, apalagi masyarakat sekarang butuh rekreasi,” ujar dia, Jumat (20/1).

Baca Juga: Prospek Saham yang Layak Dilirik Tahun Ini, Ada yang Menarik!

Selain itu, industri food and beverage (F&B) diperkirakan tetap bisa tumbuh secara stabil pada tahun ini sekalipun terdapat ancaman resesi ekonomi global. Ini mengingat industri F&B lebih berorientasi pada pasar domestik yang diuntungkan oleh jumlah populasi masyarakat Indonesia yang besar dan daya belinya yang masih terjaga.

Bhima juga menyebut, industri kosmetik dan perawatan tubuh turut memiliki peluang tumbuh positif pada tahun Kelinci Air. Hal ini didukung oleh potensi fenomena lipstick effect yang biasanya terjadi ketika terjadi perlambatan ekonomi.

Jadi, saat perekonomian suatu negara melambat, masyarakat biasanya cenderung mencari hiburan yang sederhana dan terjangkau. Nah, membeli kosmetik dapat menjadi pilihan hiburan yang dimaksud, terutama bagi kaum hawa.

Lipstick effect sudah terjadi di beberapa negara, dan kemungkinan Indonesia bisa merasakan fenomena tersebut juga. Permintaan produk skincare dan make up kemungkinan meningkat,” ungkap dia.

Di sisi lain, Bhima menilai, industri yang berkaitan dengan komoditas perlu was-was, karena resesi ekonomi dapat membuat permintaan ke negara-negara ekspor utama mengalami penurunan.

Baca Juga: Menakar Prospek Emiten Properti Dari Rapor Marketing Sales

Tahun Kelinci Air juga bertepatan dengan momentum dimulainya tahun politik di Indonesia. Sektor-sektor industri yang diuntungkan oleh peningkatan kegiatan politik antara lain percetakan, tekstil, periklanan, media, hingga politik.

Sebaliknya, sektor industri yang berkaitan dengan investasi yang membutuhkan perizinan secara jangka panjang kemungkinan akan wait and see selama periode Pemilu. “Dampak tahun politik itu mixed bagi sektor-sektor tertentu,” tandas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×