kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Semen Bosowa dan Baturaja masih cari celah ekspor


Rabu, 30 Agustus 2017 / 16:25 WIB
Semen Bosowa dan Baturaja masih cari celah ekspor


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - PT Bosowa Semen pada semester II tahun ini  tengah berusaha menawarkan produknya ke luar negeri. Racmat Kaimuddin, Managing Director PT Bosowa Semen mengatakan, pihaknya tengah berdiskusi dengan calon importir namun belum ada persetujuan. 

Harapannya pada akhir tahun ini suda akan ada persetujuan ekspor yang disepakati. Saat ini pabrik Clinker Bosowa di Maros (Sulawesi Selatan) yang berkapasitas produksi 4 juta ton per tahun telah diaktifikan. Pabrik clinker tersebut akan digunakan untuk menunjang ekspor.

Sebelumnya, Rachmat mengakui Bosowa telah didatangi pihak dari Jepang. “Pemain yang cukup besar, yang melihat produk kami dan tertarik," ucapnya.

Rachmat tidak menampik bahwa ekspor adalah salah satu cara untuk menanggulangi kelebihan pasokan semen saat ini. “Jadi baik kami maupun industri semen lainnya mendorong ekspor,” sebutnya.

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) juga menyatakan ketertarikannya pada pasar ekspor. "Asalkan harga cocok kemungkinan akan ekspor,” kata Rum Hendarmin, Sekretaris Perusahaan SMBR kepada KONTAN (30/8).

Untuk sementara ini SMBR masih menyuplai kebutuhan lokal terutama di area Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan). “Saat ini kami rasakan harga jual (lokal) masih lebih baik daripada ekspor,” urainya.

Sampai akhir tahun 2017 SMBR menargetkan volume penjualan 2 juta ton, naik 23% dibandingkan tahun lalu. Sampai semester I ini, baik penjualan semen sak dan curah, tercatat turun 2% dari 692.000 ton menjadi 674.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×