kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.748   63,00   0,36%
  • IDX 6.365   -234,11   -3,55%
  • KOMPAS100 843   -31,10   -3,56%
  • LQ45 635   -15,75   -2,42%
  • ISSI 228   -10,62   -4,46%
  • IDX30 362   -6,74   -1,83%
  • IDXHIDIV20 448   -7,79   -1,71%
  • IDX80 97   -3,12   -3,12%
  • IDXV30 124   -4,08   -3,17%
  • IDXQ30 117   -1,66   -1,39%

Semen Indonesia mengubah lahan pasca tambang jadi taman wisata


Kamis, 22 Februari 2018 / 17:25 WIB
Taman wisata eks lahan pabrik SMGR Tuban


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) meresmikan tempat wisata Taman Bukit Daun, di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur sebagai lahan pascatambang, Kamis (22/2).

Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto mengatakan lahan pascatambang ini dinamakan Taman Bukit Daun karena taman tersebut menyerupai bentuk daun yang berada di ketinggian. Lahan ini dulunya adalah tempat bekas tambang batu kapur milik Semen Indonesia.

Taman ini memiliki luas 1.000 meter persegi. Dibangun akhir Desember 2016, taman ini selesai dibuat pada Januari 2018.

"Semen Indonesia dalam melakukan penambangan selalu mengedepankan praktik penambangan yang ramah lingkungan," kata Agung dalam keterangan tertulis, Kamis (22/2). 

Lahan pascatambang batu kapur diubah menjadi sarana wisata dan hutan hijau. Sedangkan lahan pascatambang tanah liat dijadikan embung penampungan air yang difungsikan untuk budidaya ikan dan pengairan lahan pertanian bagi masyarakat sekitar.

Hingga akhir 2017, Semen Indonesia telah mereklamasi lahan pascatambang batu kapur seluar 187,66 hektare (ha) dengan jumlah pohon sebanyak 187.935 batang. Sedangkan di lahan pascatambang tanah liat memiliki luas 67,04 hekatar dengan jumlah pohon mencapai 109.932 batang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×