kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.678   14,00   0,08%
  • IDX 6.644   7,86   0,12%
  • KOMPAS100 867   0,27   0,03%
  • LQ45 657   -1,08   -0,16%
  • ISSI 232   1,37   0,59%
  • IDX30 367   -0,81   -0,22%
  • IDXHIDIV20 453   -1,48   -0,32%
  • IDX80 99   0,12   0,13%
  • IDXV30 126   0,59   0,47%
  • IDXQ30 117   -0,40   -0,34%

Semester I 2024, Rugi Tri Banyan Tirta (ALTO) Bengkak Hingga 71,5%


Minggu, 04 Agustus 2024 / 19:02 WIB
Semester I 2024, Rugi Tri Banyan Tirta (ALTO) Bengkak Hingga 71,5%
ILUSTRASI. PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO), produsen air mineral kemasan TOTAL 8+ 8plus 8 Plus


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten air minum kemasan, PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) mencatatkan penurunan kinerja pada semester I 2024.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), ALTO mesti menanggung rugi bersih periode berjalan sebesar Rp10,77 miliar di sepanjang semester-1 tahun 2024. Padahal, sepanjang semester-1 tahun 2023 rugi ALTO berada pada angka Rp6,28 miliar. Artinya, rugi bersih ALTO membengkak 71,5% jika dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Kenaikan rugi tersebut sejalan dengan penurunan penjualan neto sebanyak 70,38% year on year (yoy). Angkanya menurun, dari semula Rp 149,83 miliar di semester-1 tahun 2023 menjadi Rp 44,37 miliar di semester-1 tahun 2024.

Penjualan neto tersebut terbagi atas penjualan air minum dalam kemasan sebesar Rp 43,42 miliar dan penjualan lain-lain Rp 952,7 juta. 

Menurunnya penjualan berpengaruh pula pada penurunan beban pokok penjualan ALTO sebesar 70,37% yoy menjadi Rp 40,33 miliar jika dibandingkan dengan beban pokok penjualan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 136,15 miliar. 

ALTO juga tercatat penurunan beban penjualan. Pada semester-1 tahun 2024, angkanya senilai Rp 6 miliar artinya menurun 12,79% dari beban penjualan selama semester-1 tahun 2023 yang senilai Rp 6,88 miliar. Begitu pula dengan beban umum dan administrasi yang turun tipis 2,64% yoy, dari Rp 7,94 miliar menjadi Rp 7,73 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×