kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Semester I, Gihon Telekomunikasi telah membangun 38 menara


Selasa, 24 Juli 2018 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham GHON dan TDPM di BEI


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) menargetkan mampu membangun 67 menara di tahun 2018. Menara baru ini akan dibangun di wilayah Kalimantan, Sumatra, Sulawesi serta Papua. Untuk ekspansi, GHON menyiapkan belanja modal sebesar Rp 70 miliar. 

“Sampai Juni 2018 sudah dikerjakan 63, 38 new site menara dan 25 colocation tenant baru,” kata Direktur Utama Gihon Telekomunikasi Indonesia, Rudolf Parningotan Nainggolan kepada Kontan.co.id, Selasa (24/7).

GHON merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis penyewaan dan pengelolan menara base transceiver station (BTS) sebagai sarana penunjang telekomunikasi.

Sampai akhir 2017, tercatat jumlah menara yang dimiliki GHON sebanyak 491 menara di 212 kolokasi. Sehingga apabila target pembangunan 67 menara pada 2018 tercapai, maka di akhir tahun 2018 GHON bakal memiliki 558 menara. 

Manara BTS yang disewakan kepada operator telekomunikasi untuk keperluan transmisi sinyal suara dan data nirkabel dilakukan melalui perjanjian sewa jangka panjang yang umumnya berdurasi 10 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×