kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.656   155,91   2,08%
  • KOMPAS100 1.060   22,97   2,21%
  • LQ45 763   16,60   2,22%
  • ISSI 276   4,31   1,58%
  • IDX30 405   6,12   1,53%
  • IDXHIDIV20 491   4,69   0,97%
  • IDX80 119   2,55   2,20%
  • IDXV30 136   0,89   0,66%
  • IDXQ30 130   1,40   1,09%

Shell Indonesia Ungkap Alasan Stok BBM Masih Kosong


Selasa, 14 April 2026 / 13:14 WIB
Shell Indonesia Ungkap Alasan Stok BBM Masih Kosong
ILUSTRASI. SPBU Shell (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shell Indonesia menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini stok bahan bakar minyak (BBM) masih kosong. Shell Indonesia masih berupaya maksimal untuk berkoordinasi dengan pemerintah RI dalam permohonan impor bahan bakar minyak.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian mengatakan bahwa Shell Indonesia masih berupaya maksimal dalam mengajukan permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak (BBM) tahun 2026.

"Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor bahan bakar minyak (BBM) tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku," ujar Ingrid Siburian kepada Kontan, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Komisi XII DPR Desak RUU Migas Rampung di Tengah Penurunan Lifting

Ingrid menjelaskan bahwa Shell Indonesia juga berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan lainnya agar berbagai varian produk BBM tersedia kembali di jaringan SPBU Shell.

Demi menyediakan ketersediaan BBM, Shell Indonesia tetap terbuka untuk berkolaborasi dengan penyedia base fuel baik dari dalam negeri maupun luar negeri dengan memenuhi standar keselamatan operasional, aspek keekonomian, dan standar bahan bakar berkualitas Shell

"Kami percaya ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian negara," ucapnya.

Selanjutnya, Shell Indonesia menyampaikan jika ketersediaan BBM sudah ada maka pihaknya akan menyesuaikan harga di SPBU Shell secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

"Kami menyesuaikan harga BBM di SPBU Shell secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti produk minyak olahan berdasarkan MOPS (Mean of Platts Singapore), kondisi dan volatilitas pasar, nilai tukar mata uang asing, pajak pemerintah dan bea cukai, biaya distribusi, biaya operasional, kinerja perusahaan, dan aktivitas promosi yang sedang dilakukan,2 sebut dia.

Ingrid menyebut penyesuaian harga BBM Shell dilakukan dengan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.

Baca Juga: Industri Farmasi Indonesia Siap Kuasai Pasar Global, Ini Kuncinya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×