kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Siap-siap, harga air kemasan galon akan naik


Rabu, 01 Agustus 2012 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Stimulus listrik kembali diberikan pada kuartal III-2021


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Akibat sulitnya distribusi pada saat Lebaran, harga air minum dalam kemasan, terutama air mineral dalam galon bisa melonjak hingga 50%. Produsen air mineral berusaha melakukan penambahan stok, tetapi kenaikan harga tetap tak terhindarkan.

Ketua Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) Hendro Baroeno mengatakan, harga air mineral galon dalam waktu normalnya adalah Rp 12.000 per galon.

"Tetapi mendekat Lebaran akan naik jadi Rp 14.000 per galon, lalu akan naik lagi hingga Rp 17.000 atau lebih pada saat Lebaran," kata Hendro di Jakarta.

Dia menjelaskan, hal itu terjadi karena pada masa Lebaran kebutuhan melonjak, sementara distribusi menjadi masalah. Kendaraan besar pengangkut bahan pokok dan air mineral dilarang beredar di jalanan, untuk mengangkut bahan pokok tersebut hanya diperbolehkan menggunakan kendaraan kecil bergardan tunggal. (Hendra Gunawan/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×