kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Siapkan sejumlah strategi, ini prospek bisnis Bayu Buana (BAYU) di paruh kedua 2020


Kamis, 13 Agustus 2020 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Bisnis Bayu Buana


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bayu Buana Tbk telah menyiapkan sejumlah strategi untuk bertahan di tengah badai pandemi virus corona (Covid-19). Emiten berkode saham BAYU ini yakin bisa menggerus rugi bersih yang dicetak pada semester I-2020 sebesar Rp 7,04 miliar. 

Direktur Utama BAYU Agustinus Pake Seko mengatakan, di tengah pandemi virus corona, perusahaan menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kelangsungan bisnis. Salah satunya dengan menjaga arus kas tetap sehat dengan melakukan efisiensi dari segi biaya. 

"Kemudian perusahaan menutup beberapa cabang yang tidak begitu perform, selain itu dari struktur organisasi kami tata ulang agar lebih efektif," kata dia kepada Kontan.co.id, Kamis (13/8). 

Baca Juga: Sektor pariwisata terpuruk, kinerja Bayu Buana (BAYU) di paruh pertama tertekan

Nah di semester II 2020, Agustinus melihat ada harapan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Dia memaparkan, kalau melihat data di level global mengenai maskapai penerbangan dan hotel, penurunan paling tajam terjadi di kuartal II 2020 hingga 70%-80% yang kemudian di kuartal III 2020 berkurang menjadi 50%-60%. Adapun di kuartal IV 2020 nanti hanya berkurang 40%-45%. 

"Artinya akan ada harapan kinerja kami akan membaik di sisa 2020 ini sehingga kami optimis kerugian di semester I 2020 akan berkurang," ujar Agustinus. 

Meski ada harapan untuk meningkatkan kinerja, Agustinus masih objektif menargetkan pertumbuhan top line nya hingga akhir tahun ini. Agustinus mengungkapkan, hingga akhir tahun pendapatan Bayu Buana bisa turun 65%-70% secara year on year (yoy) atau menjadi di kisaran Rp 750 miliar - Rp 800 miliar dari realisasi pendapatan di 2019 yang capai Rp 2,3 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×