kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45906,00   16,21   1.82%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Simak Rekomendasi Mitra Adiperkasa (MAPI) dari NH Korindo Sekuritas


Rabu, 17 Januari 2024 / 21:34 WIB
Simak Rekomendasi Mitra Adiperkasa (MAPI) dari NH Korindo Sekuritas
ILUSTRASI. Kinerja PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dilihat masih baik oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia.. KONTAN/Muradi/23/10/24


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dilihat masih baik oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia.

Analis NH Korindo Sekuritas Cindy Alicia Ramadhania mengatakan, MAPI berhasil membukukan pertumbuhan penjualan hingga September 2023 sebesar 26,4% secara tahunan menjadi Rp23,8 triliun.

”Semua segmen kompak mengalami pertumbuhan,” ujarnya dalam riset yang diterima Kontan, Selasa (16/1).

Margin kotor alias gross profit margin (GPM) MAPI per September 2023 berhasil meningkat menjadi 45,6%. Raihan ini sejalan dengan tumbuhnya laba kotor per September 2023 sebesar 27,9% secara tahunan menjadi Rp 10,9 triliun. 

Baca Juga: Sektor Ritel Diprediksi akan Tumbuh Positif Hingga Semester I-2024

Cindy melihat, MAPI terus melanjutkan fokusnya dalam membangun kemitraan strategis dengan merek-merek terkemuka internasional. 

Di Indonesia, MAPI memperkuat kehadirannya dengan meluncurkan toko ZARA pertama di Makassar. 

“Selain di Indonesia, MAPI juga meluncurkan toko ZARA pertama di Kamboja, serta toko Foot Locker pertama di Thailand dan Vietnam,” paparnya.

Laba usaha MAPI tercatat bertumbuh 17,8% secara tahunan menjadi Rp 2,6 triliun. Kenaikan itu terjadi di tengah peningkatan beban usaha seiring dengan kenaikan beban penjualannya sebesar 32,9% secara tahunan menjadi Rp 7 triliun. 

Sementara itu, MAPI membukukan laba bersih per September 2023 sebesar Rp 1,5 triliun, turun 5% secara tahunan. 

 

“Adapun, kinerja solid MAPI hingga September 2023 didukung oleh model bisnis multi-merek yang beragam serta ketahanan basis konsumennya,” tuturnya.

Cindy pun merekomendasikan beli dengan target harga Rp 2.200 per saham. 

Target ini merefleksikan price earning ratio (P/E) sebesar 15,7x dan memiliki potensi kenaikan sebesar 18,6%. 

“Adapun risiko dari rekomendasi ini adalah depresiasi rupiah, daya beli konsumen, dan penurunan permintaan produk,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×