kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Soal penyesuaian harga BBM, Total masih akan pelajari


Kamis, 19 Maret 2020 / 20:06 WIB
ILUSTRASI. Total Oil Indonesia mengaku masih mengkaji kondisi terkini soal penyesuaian harga BBM.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Total Oil Indonesia mengaku masih mengkaji kondisi terkini soal penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) menyusul penurunan harga minyak mentah dunia.

Marketing Manager Total Oil Indonesia Magda Naibaho mengatakan pihaknya masih memantau kondisi yang ada saat ini.

"Kami masih pelajari saat ini. Belum ada gambaran (besar penyesuaian harga)," ungkap Magda kepada Kontan.co.id, Kamis (19/3).

Baca Juga: Pertamina tunggu keputusan pemerintah untuk menurunkan harga BBM

Magda melanjutkan, kondisi saat ini memang berdampak pada rencana bisnis perusahaan. Kendati demikian, Total memilih untuk berfokus pada segmen bisnis hilir BBM yang telah dimiliki.

"Rencana bisnis menyesuaikan kondisi pasar. Saat ini kita fokus eksisting SPBU," terang Magda.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menterinya melakukan kajian terkait harga BBM. Pasalnya saat ini harga minyak mentah dunia tengah mengalami penurunan di kisaran US$ 30 per barel.

Sebelum mengambil keputusan menurunkan harga BBM, pemerintah perlu melakukan perhitungan dan proyeksi berapa lama penurunan harga minyak mentah dunia bakal terjadi.

Karena itu, kebijakan penurunan harga BBM belum diambil oleh pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bilang pemerintah masih melakukan monitor harga minyak dunia.

Baca Juga: Turunnya harga minyak dinilai bisa jadi momentum kurangi beban masyarakat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×