kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Soal TKDN, PLN masih evaluasi proyek 35.000 MW


Rabu, 15 Agustus 2018 / 20:13 WIB
ILUSTRASI. Jaringan listrik tegangan tinggi


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berusaha untuk menambah devisa negara dengan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sejumlah proyek. Salah satunya proyek Kelistrikan.

Direktur Perencanaan Korporat PLN, Syofvi Felienty Roekman mengatakan, PLN masih menyeleksi proyek-proyek kelistrikan yang TKDN-nya rendah. Biarpun begitu, Syofvi yakin TKDN dalam proyek kelistrikan sudah cukup tinggi.

"Kami lagi listing mana-mana yang sudah finansial close, mana-mana yang belum, itu masih kita listing. Tapi sekarang PLN itu semakin tahun semakin baiklah untuk keberpihakan terhadap produksi lokal," ungkap Syofvi, Rabu (15/8).

Adapun beberapa produk yang digunakan untuk proyek kelistrikan yang masih diimpor seperti generator, turbin, dan boiler. Namun, PLN selalu memasukan minimal TKDN dalam proses tender. "Tapi di semua tender-tender kami sih biasanya kami sudah masukan minimum TKDN sekian itu pasti ada," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×