kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45839,62   -5,89   -0.70%
  • EMAS1.349.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

SRC Himpun 250 Ribu Toko Kelontong Sepanjang Kuartal I-2024


Senin, 27 Mei 2024 / 22:44 WIB
SRC Himpun 250 Ribu Toko Kelontong Sepanjang Kuartal I-2024
ILUSTRASI. UMKM SRC: UMKM Berkelanjutan: Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Rudy Salahuddin (tengah) bersama Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi (dua kanan), Direktur PT SRC Indonesia Sembilan Rima Tanago bersama pemilik toko kelontong saat pembukaam Talkshow ?SRC untuk Indonesia: UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia #JadiLebihBaik? di Jakarta, Rabu (27/9/2023). Hingga saat ini Omzet Toko SRC secara keseluruhan pada tahun lalu diperkirakan mencapai Rp236 triliun, atau setara dengan 11,36% dari total PDB Retail Nasional tahun 2022 sebesar Rp2.077,43 triliun. KONTAN/Baihaki/27/9/2023


Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sampoerna Retail Community (SRC) jaringan toko kelontong binaan PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), tercatat ada sebanyak 250 ribu toko kelontong di Indonesia sepanjang Kuartal I-2024.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan, Romulus Sutanto dalam acara media talkshow "Bersama SRC 16 tahun konsisten melangkah jadi lebih baik" di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan.

Romolus merincikan jumlah di atas tergabung dalam 8.200 Paguyuban dan bermitra dengan lebih dari 6.300 toko grosir yang tergabung bersama Mitra SRC. 

Baca Juga: SRC dan BRI Dukung UMKM Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

"Dari tahun 2008 SRC mulai baru ada 57 toko dan lokasinya hanya di kota Medan. Hingga saat ini sudah ada 250 Ribu toko SRC yang tersebar di 38 Provinsi di indonesia. dan bermitra dengan lebih dari 6.300 toko grosir yang gabung bersama SRC," kata Romi sapaan akrabnya di lokasi, Senin (27/5).

Romi juga menegaskan bahwa SRC telah memberikan dampak nyata bagi para pemilik toko dan masyarakat Indonesia. Romi bilang bahwa para pemilik Toko SRC merasakan kenaikan omzet hingga 42 persen setelah bergabung menjadi Toko SRC.

"Kontribusi omzet toko SRC terhadap perekonomian nasional sebesar Rp 236 Triliun. Angka itu setara dengan 11,36 persen Produk Domestik Bruto (PDB) ritel nasional," sambungnya.

Baca Juga: SRC untuk Indonesia UMKM Berkelanjutan untuk Indonesia Jadi Lebih Baik

Romi melanjutkan bahwa ada dampak besar selain kenaikan omzet yang diarasakan para pemilik toko kelontong yakni ada dalam aspek pengembangan usaha dari pada SRC itu sendiri.

Kemudian, aspek relasional dengan komunitas di sekitarnya. Karena SRC di area-area tergabung dalam sebuah paguyuban UMKM.

Selanjutnya, adalah aspek kepercayaan diri untuk melakukan perubahan yang mengarah pada inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

Lebih lanjut, Romi menargetkan bahwa di tahun ini toko kelontong yang sudah menjadi mitra SRC agar dapat mengembangkan usahanya agar semakin menjadi besar dengan pembinaan-pembinaan yang diselenggarakan oleh tim SRC.

"Soal target kita semua berusaha menchallage diri kita semaksimal mungkin, tapi tujuannya bukan target lebih banyak SRC, tapi lebih banyak lagi toko-toko kelontong SRC yang sukses dan berekspansi," pungkasnya.

Baca Juga: SRC Perkuat Transformasi Digital Toko Kelontong dengan Wajah Baru Ayo by SRCV

Sebelumnya, pada Kuartal III 2023, jumlah toko SRC di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 243.000 toko yang tergabung dalam 8.200 paguyuban, serta aktif berkolaborasi dengan 6.300 Mitra SRC yang merupakan toko grosir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×