kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

St Moritz, The New Royal Suite Tower Terserap 60%


Senin, 02 Agustus 2010 / 07:32 WIB
St Moritz, The New Royal Suite Tower Terserap 60%


Reporter: Gloria Haraito |

JAKARTA. Menara keempat St Moritz Residences & Penthouses, The New Royal Suite Tower laris manis. Dalam peluncurannya Sabtu (31/7) lalu, lebih dari setengah menara tersebut sudah terjual dalam bentuk pra penjualan alias pre sale. "Dalam tempo empat jam, New Royal sudah laku 60%," ujar Michael Riady, Presiden Direktur St Moritz kepada KONTAN, Minggu (1/8)

Budhi Gozali, Direktur St Moritz menambahkan, calon pembeli memang sudah mengantri sejak beberapa bulan yang lalu. St Moritz mengklaim, menara ini merupakan apartemen kompak premium pertama yang ada di Indonesia. Sebab, menara yang terdiri atas 196 unit ini dilengkapi dengan lift pribadi. Padahal, masing-masing unit memiliki luas 84 meter persegi (m2) sampai 107 m2 saja.

"Lift pribadi biasanya digunakan untuk apartemen berukuran 150 m2, namun kami bisa menghadirkan layanan premium itu di apartemen kompak," ujar Budhi.

The New Royal dibanderol seharga Rp 1,6 miliar sampai Rp 2 miliar per unit. Setiap unit dilengkapi dengan dua sampai tiga kamar tidur. Menara ini tergabung dalam superblok The St Moritz Residences & Penthouses yang memiliki 11 fasilitas. Fasilitas itu antara lain hotel, rumah sakit Siloam, Sekolah Pelita Harapan, mal, Sea World, club house, konvensi, spa, kapel pernikahan, kantor, dan helikopter.

Selain berada di Puri Indah, central business district (CBD) Jakarta Barat, St Moritz juga terletak di persimpangan Jakarta Tol Lingkar Luas (JORR) dan Tol Kebun Jeruk-Tomang. Dengan adanya tol ini, jarak tempuh antara Bandara Soekarno-Hatta dengan St Moritz cuma 10 meni.

"Lokasi ini tepat juga sebagai investasi karena memiliki potensi pertumbuhanbesar dengan infrastruktur yang baik sehingga aset berpotensi mencetak capital gain yang besar pula," terang Michael.

St Moritz dikerjakan oleh kontraktor pelat merah, PT Perum Perumnas. St Moritz akan melakukan serah terima The New Royal kepada pembelinya Oktober 2011 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×