kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Steady Safe (SAFE) terbebani beban cicilan dan bahan bakar


Selasa, 23 Oktober 2018 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Bus Transjakarta


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Steady Safe Tbk menargetkan agar di akhir tahun ini perusahaan sudah mampu mencatat laba. Sebab, saat ini armada Steady Safe sudah beroperasi 100%. Tahun ini Steady Safe hanya beroperasi sebagai operator bus Transjakarta.

Direktur Utama Steady Safe John Pieter Sembiring mengatakan, dengan beroperasinya seluruh armada maka rata-rata pendapatan perusahaan per bulan sebesar Rp 8 miliar. Hanya saja, Steady Safe masih harus terbebani biaya cicilan dan biaya bensin yang cukup besar.

Setidaknya, kata John, biaya cicilan dan biaya bensin menyumbang masing-masing 30% terhadap total beban perusahaan. Catatan Kontan.co.id, satu unit bus Steady Safe yang beroperasi untuk Transjakarta seharga Rp 3 miliar per unit. Pembayaran bus merk Volvo itu dilakukan dengan dicicil selama empat tahun sejak dibeli pada tahun 2018 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×