kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Sumber Alfaria (AMRT) targetkan tambah 500 gerai tahun ini


Jumat, 08 Maret 2019 / 17:47 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) tahun ini rencanakan tambah 500 gerai baru. Adapun untuk itu perusahaan menganggarkan dana mencapai Rp 2 triliun.

Solihin, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menyebutkan bahwa tahun ini perusahaan menargetkan pertumbuhan kinerja 5%. "Tahun ini target dari sisi SSSG, perusahaan optimis tetap tumbuh di atas 5%," ujarnya kepada kontan.co.id, Selasa (5/8).

Adapun optimisme tersebut lantaran perusahaan membidik untuk membuka 500 gerai baru di tahun ini. Untuk itu, perusahaan menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) di atas Rp 2 triliun.

"Dana tersebut nanti akan digunakan untuk pengembangan gerai-gerai baru dan juga perpanjangan dan peremajaan gerai-gerai yang sudah ada saat ini," jabarnya.

Hingga akhir tahun lalu, perusahaan mencatatkan jumlah gerai Alfamart sebanyak 13.679 unit. Adapun untuk komposisi gerai milik sendiri mencapai 70%.
Sedangkan melihat kinerja perusahanan di tahun lalu, Solihin menyebutkan bahwa perseroan menambah sekitar 200 gerai baru sepanjang 2018.

Dari penambahan gerai tersebut, Solihin bilang bahwa perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan sejalan dengan pembukaan gerai baru. "Pertumbuhan minimarket sepanjang 2018, menurut survey nielsen, di level 7,8%. Pertumbuhan perusahaan juga sejalan di level tersebut," ungkapnya.

Sebagai gambaran, hingga kuartal III tahun lalu, emiten dengan kode saham AMRT ini mencatat pedapatan sebesar Rp 49,6 triliun atau tumbuh 8,77% dari sebelumnya Rp 45,6 triliun.

Kontribusi penjualan makanan tercatat masih paling besar dengan Rp 34,86 triliun jumlah tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya Rp 30,42 triliun. Disusul penjualan non makanan yang tercatat sebesar Rp 14,74 triliun yang turun dibandingkan sebelumnya Rp 15,18 triliun.

Adapun ke depannya, ia menyebutkan perusahaan terus mencoba lebih selektif dalam memilih lokasi baru dan juga menganalisa dari toko yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×