kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Surat Edaran Ditjen PKH tentang pengurangan DOC FS perlu diawasi agar efektif


Kamis, 08 Oktober 2020 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Peternak memberi pakan di salah satu peternakan ayam pedaging (Broiler) di Blitar, jawa Timur, Jumat (8/3/2019).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Rachmad menambahkan, ketaatan pengusaha sangat diperlukan saat ini. Karena jika pasokan ayam masih over supply, maka ada dua kemungkinan pertama program cuttingnya kurang atau ketaatan tidak terpenuhi.

“Kalau cuttingnya kurang ditambah, kalau ketaatannya kurang ya kita harus mengawasi lebih ketat,” ujarnya.

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan pemerintah, pertama harus ada monitoring dan evaluasi. Sehingga jika nantinya perusahaan A melakukan cutting maka perusahaan B melakukan pengawasan, khususnya yang memiliki kemampuan yang sama maka dari itu cross monitoring seperti ini penting dalam pengawasan.

Baca Juga: Meski harga ayam broiler naik, emiten poultry masih menghadapi tekanan

“Perusahaan kecil diawasi perusahaan kecil, perusahaan besar diawasi oleh perusahaan besar. Kalau perusahaan besar sekali, ya diawasi oleh beberapa perusahaan kan,” jelasnya.

Rachmad juga mendukung adanya transparansi data. Karena, selama ini belum ada data yang transparan. Jika dijalankan dengan transparan pasti tidak akan terjadi over supply.

“Setuju dong data kan harus transparan. Karena selama ini belum transparan. Kalau sudah transparan tidak akan over supply,” ucapnya.

Selanjutnya: Pasar Ekspor Bakal Menopang Malindo, Simak Rekomendasi Analis untuk Saham MAIN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×