kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.111   78,97   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,37   1,09%
  • LQ45 828   6,68   0,81%
  • ISSI 288   3,86   1,36%
  • IDX30 431   4,30   1,01%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,29   1,02%
  • IDXV30 140   0,93   0,67%
  • IDXQ30 140   0,86   0,62%

Susi Air tetap fokus garap rute perintis


Selasa, 01 Mei 2012 / 13:52 WIB
Susi Air tetap fokus garap rute perintis
ILUSTRASI. Seafood termasuk salah satu makanan penyebab asam urat. Foto: Dok Shutterstock


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Maraknya kecelakaan yang melanda pesawat Susi air dalam dua tahun belakangan ini tidak membuat PT Susi ASI Pudjiastuti Aviation, pemilik maskapai Susi Air jera bermain berbisnis penerbangan rute perintis.

“Kami tetap berkomitmen layani rute perintis,” kata Susi Pudjiastuti, Presiden Direktur Susi Air kepada KONTAN, Selasa (1/5). Perlu diketahui, 25 April lalu, kecelakaan kembali terjadi pada salah satu pesawat Susi Air.

Saat itu, pesawat Susi Air hilang kontak saat melintasi perbatasan Kutai Kertanegara dan Kutai Barat. Sehari Kemudian, pesawat ditemukan di bibir jurang Desa Ritan, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, dengan dua awak di dalamnya dalam kondisi tewas..

Kecelakaan ini merupakan yang ketiga kalinya melanda armada Susi Air. Sebelumnya, pesawat mereka telah dua kali jatuh di Papua. Peristiwa nahas itu terjadi 9 September dan 23 November 2011. Total sudah empat pilot dan copilot Susi Air yang tewas akibat ketiga kecelakaan tersebut. Seluruh pilot dan kopilot berkewarganegaraan asing.

Kecelakaan itu, membuat operasional penerbangan Susi Air terganggu. Hingga, proses evaluasi selesai, semua pesawat jenis Pilatus Porter masuk hanggar alias diperiksa ulang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×