kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.194   62,35   0,77%
  • KOMPAS100 1.155   9,16   0,80%
  • LQ45 833   3,59   0,43%
  • ISSI 292   3,49   1,21%
  • IDX30 432   1,04   0,24%
  • IDXHIDIV20 517   -1,32   -0,26%
  • IDX80 129   0,96   0,75%
  • IDXV30 141   0,13   0,09%
  • IDXQ30 140   -0,24   -0,17%

Tahun ini, ekspor produk industri bisa mencapai US$ 121,66 miliar


Senin, 07 November 2011 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Seorang pegawai menunjukkan kepingan emas di toko perhiasan, Kota Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/pras.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Test Test

JAKARTA. Ekspor produk industri sepanjang tahun ini diperkirakan akan mencapai US$ 121,66 miliar atau naik sekitar 24% dari realisasi tahun lalu. Angka itu mengacu pada realisasi ekspor hingga bulan Agustus 2011 yang sudah mencapai US$ 80 miliar.

Dirjen Kerja Sama Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahajana mengatakan, perkiraan nilai ekspor itu juga mengacu pada target total ekspor migas dan non migas Indonesia yang mencapai US$ 200 miliar tahun ini. "Bisa lebih tinggi lagi kalau pertumbuhan ekspor setelah Agustus lebih cepat," kata Agus, Senin (7/11).

Menurutnya, optimisme peningkatan kinerja ekspor produk industri tahun ini ditopang oleh pertumbuhan industri pengolahan bukan migas pada kuartal III-2011 yang mencapai 6,98% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Selama periode itu, semua sektor mengalami pertumbuhan kecuali kertas dan barang cetakannya yang turun 1,22%. Pemerintah sendiri sebenarnya hanya menargetkan pertumbuhan industri tahun ini sebesar 6,5%.

Sekadar catatan, total nilai ekspor Indonesia dari sektor migas dan non migas tahun 2010 mencapai US$ 157,79 miliar. Dari jumlah itu ekspor produk industri mencapai US$ 98 miliar.

Sementara itu, Agus menilai, krisis global belum terlalu berpengaruh pada ekspor industri tahun ini. Tapi menurutnya, dampaknya perlu diwaspadai pada kinerja ekspor semester I-2012. Ekspor yang kemungkinan bisa terganggu terutama ke Amerika Serikat yang berkontribusi 9% dan Uni Eropa yang berkontribusi sekitar 10,9% dari total ekspor produk industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×