kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tambah modal, Inalum disarankan untuk IPO


Kamis, 06 Maret 2014 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Peta blok Masela


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) disarankan untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Dengan begitu, modal Inalum untuk melakukan produksi bisa bertambah.

"Kalau saya menyarankan melalui IPO, karena jangka panjangnya, dan diawasi oleh publik juga," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Perekonomian, Kamis (6/3).

Hidayat menjelaskan, dalam program kerja Inalum jangka menengah, perusahaan yang diambil dari Jepang itu menanamkan investasi sebesar US$ 750 juta. "Anggaran Inalum harus dicari dari penyertaan negara atau IPO," ungkap Hidayat.

Lebih lanjut mantan Ketua Umum Kadin itu berharap Inalum bisa meningkatkan kerjanya lebih besar lagi dibanding saat dikelola oleh Jepang. Karena hal itu IPO adalah salah satu cara yang bisa digunakan Inalum menambah kapasitas pabrik dan mesin.

"Kalau kita ingin menambahkan modal bisa paling modern menurut norma hukum perusahaan melalui IPO," jelas Hidayat. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×