Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan penjualan pada tahun 2026 meski di tengah ketidakpastian ekonomi.
Chief Executive Officer CLEO Melisa Patricia mengatakan, daya beli masyarakat yang masih terjaga menjadi salah satu faktor penopang prospek bisnis tahun ini.
"Daya beli masyarakat yang tetap terjaga merupakan kunci pembuka bagi pintu pertumbuhan dalam industri apa pun. Perusahaan juga melihat bahwa dari tahun ke tahun industri air minum dalam kemasan (AMDK) konsisten bertumbuh. Oleh karenanya, sekalipun ketidakpastian ekonomi tetap menjadi tantangan yang nyata, CLEO tetap optimistis dapat meraih kinerja penjualan positif tahun ini," ujar Melisa dalam keterangan resmi, Sabtu (31/5/2026).
Baca Juga: Ekspansi Tiga Pabrik Baru Jadi Mesin Pertumbuhan Sariguna Primatirta (CLEO)
Menurut dia, industri AMDK masih menunjukkan prospek yang menjanjikan dengan pertumbuhan tahunan yang konsisten berada di kisaran 5%-8%. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa permintaan pasar terhadap produk AMDK masih kuat.
Sejalan dengan itu, CLEO juga mencatatkan pertumbuhan kinerja pada awal tahun. Hingga kuartal I-2026, penjualan perusahaan ini mencapai Rp 774,4 miliar atau meningkat 15,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara laba bersih konsolidasi tumbuh 5,2% secara tahunan menjadi Rp 122,6 miliar.
Melisa menilai capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan yang solid karena ditopang oleh seluruh segmen bisnis.
"Yang membuat kami semakin optimistis dalam memandang prospek tahun ini adalah fakta bahwa pertumbuhan kinerja yang solid ini didorong seluruh segmen bisnis perusahaan," katanya.
Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan, CLEO terus melakukan ekspansi melalui peningkatan kapasitas produksi serta pengembangan produk baru.
Tahun ini, kapasitas produksi perusahaan akan bertambah dengan beroperasinya tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026, sedangkan pabrik di Pontianak dan Pekanbaru dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV-2026.
Keberadaan pabrik baru tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan produksi dan distribusi CLEO sehingga mendukung pertumbuhan bisnis di berbagai wilayah.
Di sisi lain, perusahaan ini juga memperkuat strategi diversifikasi produk guna menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui inovasi produk, CLEO berupaya memperkuat penetrasi di berbagai segmen pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika pasar.
Baca Juga: Harga Kemasan Naik, Sariguna Primatirta (CLEO) Lakukan Penyesuaian Harga Selektif
Sebagai bagian dari strategi tersebut, CLEO meluncurkan produk Cleo Platine Water Glass 750 ml dan Cleo Platine Sparkling Water Glass 750 ml yang menyasar segmen premium seperti restoran, hotel, dan special outlet lainnya.
"Secara konsisten kami terus melakukan ekspansi dan inovasi, bukan hanya sebagai upaya menjaga momentum pertumbuhan tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan AMDK di Tanah Air. Dengan strategi yang diterapkan tersebut, kami optimistis CLEO akan dapat meraih pertumbuhan dobel digit tahun ini," tutup Melisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













