kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.970   -23,00   -0,14%
  • IDX 9.137   3,51   0,04%
  • KOMPAS100 1.258   -5,43   -0,43%
  • LQ45 889   -4,49   -0,50%
  • ISSI 334   -0,08   -0,02%
  • IDX30 455   -0,53   -0,12%
  • IDXHIDIV20 538   0,47   0,09%
  • IDX80 140   -0,68   -0,48%
  • IDXV30 149   0,19   0,13%
  • IDXQ30 146   -0,10   -0,07%

Tantangan yang harus dihadapi FamilyMart


Selasa, 03 Juli 2018 / 22:34 WIB
Tantangan yang harus dihadapi FamilyMart
ILUSTRASI. Peresmian gerai ke-100 FamilyMart


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kondisi ritel yang sempat melesu, FamilyMart terus melakukan ekspansi. Pada Senin (3/7), FamilyMart membuka gerai ke-100 di Gran Rubina, Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Meski begitu, bukan berarti tidak ada tantangan dalam menjalankan bisnis ritel ini.

Head of Retail Operation FamilyMart Indonesia, Gunung Tjahjaputra mengatkan, ada beberapa tantangan bisnis FamilyMart pada 2018. Misalnya, mencari lokasi yang strategis untuk gerai baru yang akan dibuka.

Selain itu, kata Gunung, perihal distribusi juga menjadi tantangan bisnis pada 2018. “Untuk di Jakarta kita tidak dapat memprediksi, misalnya sekarang ada lagi aturan ganjil-genap. Misalnya hari ini aturannya ganjil, distribusi kita mobilnya genap, kita tidak bisa deliver,” katanya, Selasa (3/7).

Sementara, Chief Executive Officer FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra mengatakan selain tidak mudah dalam menentukan lokasi, tantangan bisnis lainnya adalah biaya yang dikeluarkan. “Kenaikan gaji karyawan, biaya listrik, terus juga kompetitor,” imbuhnya.

Selama semester I-2018, FamilyMart sudah membuka 20 gerai baru. Rencananya, FamilyMart akan membuka 20 gerai baru lagi sampai akhir 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×