kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Target harga IPO Ayana Land telah dikorting 30%


Kamis, 20 Juli 2017 / 18:34 WIB
Target harga IPO Ayana Land telah dikorting 30%


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Ayana Land International akan melakukan penawaran umum perdana atrau initial public offering (IPO) pada Agustus 2017 ini. Perusahaan ini menargetkan harga saham perdana di kisaran Rp 102 per saham-Rp 105 per saham. 

PT Jasa Utama Capital Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi dalam aksi korporasi yang akan diselenggarakan perusahaan properti ini. 

Deddy Suganda Widjaja Direktur Jasa Utama Capital Securities mengatakan, harga saham IPO Ayana Land tersebut tergolong murah karena didiskon sekitar 30%. Menurutnya, harga wajar sahamnya tersebut sebetulnya ada di kisaran Rp 135 per saham-Rp 136 per saham. 

Oleh karena itu, dia mengklaim tawaran saham perdana Ayana Land itu cukup menarik karena potensi pertumbuhan harganya ke depan sangat besar. "Harga di diskon karena kebanyakan proyeknya masih dalam tahap pembangunan," kata Deddy. 

Ayana Land akan IPO dengan melepas 3 miliar lembar saham atau 27,27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham itu nantinya akan dicatatkan di papan pengembangan BEI. 

Masa book building akan digelar pada 20 Juli-25 Juli 2017. Pernyataan efektif dari OJK ditargetkan bisa didapatkan pada 31 Juli. Masa penawaran akan dilakukan pada 2 Agustus dan pencatatan di BEI akan digelar pada 7 Agustus.  

Deddy bilang, meskipun belum masuk ke masa penawaran, sudah banyak calon investor yang berminat untuk membeli saham perdana Ayana Land tersebut. "Sudah banyak permintaan yang datang, " ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×