kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Targetkan 12 proyek migas, SKK Migas siap perketat pengawasan


Kamis, 16 Januari 2020 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. SKK Migas siap memperketat pengawasan proyek migas di tahun ini. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/wsj.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) siap memperketat pengawasan proyek migas di tahun ini. Tahun ini SKK Migas menargetkan 12 proyek migas untuk onstream. SKK Migas menyebutkan, total nilai investasi seluruh proyek mencapai US$ 1,4 miliar.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno bilang demi memastikan proyek berjalan sesuai rencana, pihaknya akan meningkatkan pengawasan. "Pengawasan dan pengendalian akan lebih intens, serta ikut turun ke lapangan demi selesaikan kendala," sebut Julius kepada Kontan.co.id, Kamis (16/1).

Baca Juga: SKK Migas menargetkan 12 proyek migas onstream tahun ini

Julius melanjutkan, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) juga harus memiliki manajemen proyek yang kuat demi melaksanakan tugas yang ada.

Selain itu, Julius menyebutkan, SKK Migas telah memiliki sistem untuk mengatasi permasalahan rig. Asal tahu saja, pengadaan rig kerap jadi kendala utama yang menyebabkan jadwal onstream proyek migas molor.

Baca Juga: Lelang 12 wilayah kerja migas digelar pada kuartal I-2020, siapa berminat?

"Kita punya sistem baru untuk regular rolling schedule terkait dengan jadwal rig dan monitoring aktivitas pre-spud atau pra-tajak," kata Julius.

Menurutnya, kehadiran sistem ini dapat mendorong pengambilan keputusan yang lebih cepat jika terjadi anomali atau penyimpangan dari rencana proyek migas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×