kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.820   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wisata Labuan Bajo Tetap Normal Pasca Gempa NTT, Kunjungan Diprediksi Turun 10%


Senin, 17 Agustus 2026 / 14:55 WIB
Wisata Labuan Bajo Tetap Normal Pasca Gempa NTT, Kunjungan Diprediksi Turun 10%
ILUSTRASI. Waterfront Marina di Labuan Bajo (Dok/Kementerian PUPR)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas wisata di Labuan Bajo masih berjalan normal pasca gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Asita Budijanto Ardiansjah yang mengatakan, aktivitas wisata di Labuan Bajo hanya mengalami sedikit penurunan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak gempa serta mitigasi yang diperlukan. “Wisata di labuan baji berjalan normal walaupun terjadi sedikit penurunan aktivitas,” ujar Budijanto kepada Kontan, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, penundaan perjalanan wisata memang terjadi setelah gempa, namun belum dalam skala besar. Kondisi tersebut didukung oleh tidak adanya aktivitas gempa susulan dalam skala besar serta tetap beroperasinya bandara. Sehingga aktivitas pariwisata tetap berjalan dengan baik dalam pengawasan BNPB daerah.

Baca Juga: Prabowo Sebut Satu Desa Idealnya Miliki 1 MW PLTS, Begini Respon AESI

Budijanto juga berharap kawasan wisata di sekitar Ende, termasuk kawasan Kelimutu, tidak mengalami kerusakan akibat gempa. Sementara itu, dampak terhadap Labuan Bajo disebut relatif kecil.

Lebih lanjut, Asita memperkirakan dampak gempa terhadap kunjungan wisatawan dalam jangka pendek masih dapat ditekan. Dengan mitigasi yang berjalan baik, Budijanto berharap penundaan kunjungan wisatawan tidak lebih dari 10%. "Dan bisa segera notmal kembali dalam waktu 1 atau 2 bulan ke depan," tambahnya. 

Untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata, Asita meminta pemerintah dan pemangku kepentingan perlu segera memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan serta memperkuat mitigasi bencana. Informasi mengenai kondisi terkini di NTT juga perlu disampaikan secara berkala kepada masyarakat dan wisatawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×