kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Tempat duduk jadi keluhan utama penumpang pesawat


Selasa, 19 Agustus 2014 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Reksadana campuran. KONTAN/Muradi/07/03/2017


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Apa yang paling dikeluhkan penumpang pesawat terbang saat berada dalam perjalanan udara? Ternyata, tempat duduk tidak nyaman dan ruang kaki terbatas merupakan hal yang paling dikeluhkan. 

Berdasarkan survei perjalanan udara yang dilakukan situs perjalanan TripAdvisor kepada 1.200 responden dari Asia Tenggara, walau banyak keluhan yang dialami, namun wisatawan dari kawasan ini merupakan kelompok yang sering bepergian. Bahkan 96% dari responden merencanakan penerbangan ke luar negeri di tahun 2014.

“Ketertarikan terhadap perjalanan internasional terus meningkat walaupun ada beberapa hal yang membuat penumpang frustrasi dalam perjalanan udara, seperti tempat duduk yang tidak nyaman, ruang kaki yang terbatas dan perubahan penerbangan yang tidak bisa diprediksi,” ungkap Regional Director TripAdvisor Flights, APAC, Andrew Wong, seperti termuat dalam keterangan tertulis. 

Selain tempat duduk, keluhan lain adalah penundaan penerbangan yang tak terduga atau pembatalan. Di posisi ketiga jawaban responden adalah biaya penerbangan yang mahal dan harga tiket. Selanjutnya adalah antrian pemeriksaan keamanan yang panjang. Serta, anak-anak yang ribut dan menangis. 
 
Saat wisatawan ditanya mengenai fasilitas yang paling banyak perlu mengalami peningkatan dalam pengalaman penerbangan mereka, jawaban mereka menggambarkan kekecewaan-kekecewaan berikut ini: “ruang untuk kaki yang lebih besar” (28 persen), dan “kursi yang lebih nyaman” (24 persen) adalah jawaban paling atas.

Untuk perjalanan jarak jauh lebih dari empat jam, 80 persen dari wisatawan bersedia membayar biaya tambahan untuk ruang kaki yang lebih besar. Untuk penumpang yang terganggu dengan anak-anak yang ribut dan menangis, 48 persen responden bersedia membayar biaya tambahan untuk duduk di area bebas anak-anak. (Ni Luh Made Pertiwi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×