kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Thailand Beli Kembali Gula dari Trader


Rabu, 14 Juli 2010 / 07:41 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno, Bloomberg |

SINGAPURA. Thailand, negara pengekspor gula terbesar kedua di dunia, membeli kembali 74.350 gula Thailand dari trader demi memenuhi permintaan domestik.

Langkah ini dilakukan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Bunge Ltd., August Toepfer dan Louis Dreyfus Group melepas gula di harga US$705 hingga $720 per ton. Hal ini ditegaskan oleh Prasert Tapaneeyangkul, Sekretaris Jenderal Office of the Cane and Sugar Board; setelah menerima penawaran dari enam perusahaan.

Harga tersebut US$110 per ton diatas harga gula di London. Menurut Kun Chalermkiatkul, Trading Director Horizon Forward Trading Ltd., upaya pembelian kembali ini membantu mendukung harga gula putih Thailand sekitar US$110 per ton diatas harga London.

Gula yang dibeli kembali pemerintah ini ini belum dikapalkan oleh para eksportir. Rencananya, trader dijadwalkan untuk mengirimkan kembali gula mereka antara Juli hingga September 2010. Asal tahu saja, rencana pembelian gula ini tak sebanyak rencana semula. Awalnya, pemerintah berniat membungkus kembali gula dari para trader sebanyak 100.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×