kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiba-tiba, President IPA Tumbur Parlindungan dicopot dari jabatan sebagai Dirut Saka


Sabtu, 18 Mei 2019 / 14:28 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. President  Indonesian Petroleum Association (IPA) Tumbur Parlindungan tiba-tiba dicopot jadi jabatannya sebagai Direktur Utama PT Saka Energi Indonesia. Kini jabatan Tumbur digantikan oleh Nofriadi.

Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk sebagai induk usahanya menaruh Nofriadi sebagai Direktur Utama Saka Energi. Nofriadi diketahui sebelumya menjabat sebagai Direktur PT Bumi Hasta Mukti. Perusahaan migas ini berlokasi di Tower Indofood.

Perlu diketahui juga, saat ini Saka Energi Indonesia akan dilepas oleh PGN untuk bisa bergabung dengan Pertamina Hulu Energi. Kabarnya untuk memuluskan langkah PGN menjual Saka ke PHE maka dilakukan pergantian Dirut. Mengenai isu itu, Direktur Utama PGN Gigih Prakoso belum bisa menjawab konfirmasi Kontan.co.id.

Tumbur pun hanya menjawab singkat soal pencopotannya sebagai Dirut Saka. "Kemarin," kata dia. Seperti diketahui, selain menjabat menjadi Dirut Saka, Tumbur juga menjabat sebagai President Indonesian Petroleum Association.

Dia pun tak mau berspekulasi soal pencopotannya terkait penggabungan Saka dengan PHE. "Coba tanya ke PHE dan PGN saja," kata dia, Sabtu (18/5).

Seperti diketahui, kinerja Saka dibawah Tumbur cukup baik, Saka membukukan laba bersih US$ 16 juta pada tahun 2018, setelah Saka mengalami kerugian pada tahun 2017 sebesar US$ 93,6 juta. Adapun pendapatan Saka mencapai US$ 585 juta atau naik 20% dibandingkan depan pendapatan tahun sebelumnya yang hanya US$ 472,86 juta.

Saka Energi saat ini memiliki hak kelola 11 blok migas di dalam dan luar negeri. Dari jumlah itu, lima diantaranya dioperasikan oleh Saka Energi dengan 100 % kepemilikan yaitu PT Pangkah, Sesulu Selatan, Wokam II, Pekawai, dan PSC West Yamdena.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×