kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Operasional tiga maskapai akan dipindah ke Halim


Rabu, 30 Mei 2012 / 17:03 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani nasabah yang mencairkan pengembalian dana dari Bank yang telah dilikuidasi. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berbenah untuk melakukan perluasan bandara. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara memutuskan untuk memindahkan sebagian operasional penerbangan ke bandara Halim Perdana Kusuma.

Maskapai yang akan dipindahkan itu antara lain Citilink, Merpati dan anak usaha Lion Air yang baru, yaitu Batik Air. Direktur Utama AP II, Tri S Sunoko bilang, pemindahan operasional itu untuk mempermudah pengerjaan proyek perluasan.

"Kami sedang kaji proses dan kapasitas Halim, kalau semua sesuai rencana, maka akan mulai dipindahkan awal 2013," ujarnya, Rabu (30/5).

Untuk tahap awal, konstruksi diprioritaskan pada pengembangan semua terminal. Ekspansi Bandara Soetta tahap pertama diharapkan bisa meningkatkan kapasitas tampung bandara tersebut, yang ditargetkan mencapai 62 juta orang per tahun. "Kebutuhan untuk memperluas kapasitas sudah sangat mendesak," ujarnya.

AP II juga masih akan melakukan studi terkait dengan bagaimana kelanjutan maskapai-maskapai tersebut. Tri bilang, kemungkinan besar ada beberapa maskapai yang akan menetap di Halim dan bukan bersifat sementara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×