kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tingkatkan daya saing perkebunan melalui ENIP


Jumat, 30 Agustus 2013 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Ini alasan WHO menetapkan varian rekombinan Delta dan Omicron alias XD sebagai variants under monitoring. REUTERS/Denis Balibouse.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Hari ini, Jumat (30/8) Expo Nasional Inovasi Perkebunan (ENIP) 2013 kembali digelar. Ini merupakan even ENIP untuk ketiga kalinya.

Penyelenggaraan ajang ENIP 2013 itu akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Agustus hingga 1 September 2013.

Ajang ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa dan Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan.

Dalam sambutannya di even ini, Rusman mengatakan, even ENIP kali ini mengusung tema "Perkebunan sebagai Pilar Strategis Green Economy Indonesia".

“Even ENIP yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini memiliki lima tujuan,” kata Rusman di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, (30/8).

Pertama, menghasilkan pemikiran untuk penguatan produksi, mutu, dan daya saing produk perkebunan dalam rangka mewujudkan Green Economic berkelanjutan.

Kedua, menguatkan sinergi program operasional pengembangan agribisnis.

Ketiga, mengomunikasikan perkembangan terkini produk otomotif perkebunan dan inovasi pendukungnya.

Keempat, mempertemukan dan mendorong terbangunnya jejaring kerja sama antar berbagai pihak untuk mengembangkan agribisnis perkebunan nasional.

Kelima, menumbuhkembangkan apresiasi dan minat generasi muda pada bidang pertanian dan perkebunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×