Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan industri travel umrah di Indonesia. Salah satu penyebab, semakin panjangnya daftar tunggu haji, sehingga masyarakat memilih melaksanakan haji kecil alias umrah.
Nah, di tengah peluang tersebut, HabasyGo menawarkan konsep perjalanan umrah yang dikombinasikan dengan destinasi transit di Ethiopia. Sehingga memberikan alternatif pengalaman bagi jemaah dan wisatawan Indonesia.
Strategi ini melalui kolaborasi HabasyGo dengan Ethiopian Airlines. Kerjasama tersebut tidak hanya mencakup dukungan operasional, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan Addis Ababa sebagai kota transit bernilai tambah, baik dari sisi budaya, sejarah, maupun pengalaman perjalanan.
Baca Juga: ATTMI Soroti Celah UU Umrah Mandiri: Risiko Ketimpangan Layanan dan Praktik Tak Sehat
Nama HabasyGo dipilih dengan landasan filosofis dan historis. Terinspirasi dari kata Habasyi yang berasal dari Habasyah—sebutan kuno bagi wilayah yang kini dikenal sebagai Ethiopia.
“Setiap perjalanan membutuhkan perencanaan matang, kolaborasi yang kuat, serta eksekusi yang profesional. Kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terukur, dan bernilai bagi konsumen,” ujar Prasetyo Adhi G, Chief Executive Officer HabasyGo, Kamis (5/2).
Dalam satu musim ke depan, Prasetyo menargetkan HabasyGo dapat melayani hingga 5.000 jemaah maupun traveler. HabasyGo mengklaim menawarkan harga yang kompetitif dengan jaminan ketersediaan tiket, akses alternatif perjalanan umrah bagi jemaah Indonesia.
Selanjutnya: Tingkat Penganggurans Terbuka Turun Jadi 4,74% per November 2025, Ini Tanggapan Buruh
Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













