kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Produksi Toyota 95% di Indonesia


Senin, 03 Februari 2014 / 11:34 WIB
Produksi Toyota 95% di Indonesia
ILUSTRASI. Hingga Juni 2022, jumlah aset TBIG tercatat naik menjadi Rp 42,6 triliun dari Rp 41,8 triliun di akhir 2021. KONTAN/Baihaki/29/8/2022


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rencana Toyota Motor Manufacturing Indonesia segera meresmikan pabrik ketiga khusus untuk memproduksi mesin semakin mengukuhkan komitmen Toyota di Indonesia. Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor, Rahmat Samulo mengatakan, kini 95% mobil Toyota diproduksi di dalam negeri.

“Kalau sudah seperti itu, maka nantinya kita bisa jadi basis ekspor. Sekarang, Fortuner, Innova, Avanza, sudah diekspor, nantinya menyusul model lain,” ungkap Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor, di sela gelaran Yaris Show Off, kemarin (2/2).

Pembangunan pabrik dikatakan menguntungkan buat Indonesia, tidak hanya membuka investasi, kesempatan kerja, dan peluang suplai produsen komponen. “Efek beruntunnya luar biasa. Keuntungan lain, kebutuhan barang akan mudah dipenuhi, sementara buat konsumen pengurusan surat-surat bisa lebih cepat. Selain itu Toyota bukan cuma jualan produk tapi juga pelayanan. Intinya membuat konsumen tidak khawatir menggunakan produk kami,” tambah Samulo.

Hanya Corolla, Camry, Alphard dan Land Cruiser yang tidak “made in Indonesia”. Hal tersebut dilandasi penjualan sebulan yang hanya mampu 200-300 unit, sementara Land Cruiser hanya sanggup 25 unit. Jumlahnya tersebut mewakili 5% dari sekitar 40.000 unit pemasaran mobil baru dalam negeri.

“95% produksi dalam negeri itu sudah luar biasa, angka itu terbilang ideal. Kita tidak hanya berhenti sampai disitu,” tukas Samulo. (Febri Ardani Saragih)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×