Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk terus mendorong inovasi di bisnis personal care, termasuk kategori perawatan gigi dan mulut. Salah satunya dilakukan melalui merek Pepsodent yang memperkenalkan teknologi berbasis microbiome untuk menjawab perkembangan kebutuhan konsumen.
Inovasi tersebut diperkenalkan melalui Pepsodent Pro.Care dalam ajang International Dental Congress Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG) 2026 yang digelar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) di Jakarta.
Personal Care R&D Lead Unilever Indonesia Esperansa Hidayat mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan mengenai microbiome mendorong perubahan pendekatan dalam perawatan gigi dan mulut. Menurutnya, kesehatan rongga mulut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan gigi, tetapi juga keseimbangan mikroorganisme di dalamnya.
"Sebagai brand pasta gigi no. 1 di Indonesia yang telah melindungi senyum keluarga Indonesia selama lebih dari 90 tahun melalui inovasi berbasis sains dan teknologi, Pepsodent mengambil langkah transformatif dengan memperkenalkan solusi perawatan gigi dan mulut masa depan yaitu Pepsodent Pro.Care," ujar Esperansa dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Unilever Dorong Inovasi di Bisnis Hair Care lewat Teknologi AI
Pepsodent Pro.Care menjadi produk pertama Pepsodent yang menggunakan teknologi Microbiome Active. Teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu menjaga keseimbangan microbiome di rongga mulut dengan menekan pertumbuhan bakteri yang berpotensi merugikan sekaligus mendukung bakteri baik.
Menurut Esperansa, teknologi tersebut menggunakan One Trillion Active Ions dan bekerja dengan mekanisme yang menyerupai prebiotik untuk membantu menjaga pertahanan alami rongga mulut.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya Unilever mengikuti perkembangan teknologi dalam kategori personal care. Perusahaan melihat pendekatan berbasis microbiome mulai berkembang dalam berbagai kategori perawatan tubuh, termasuk perawatan gigi dan mulut.
Dalam pengembangannya, Pepsodent turut menggandeng pakar kesehatan gigi dan mulut. Pada KPPIKG 2026, Pepsodent menghadirkan Dr. Praveen Sharma dari University of Birmingham untuk membahas mengenai peran microbiome terhadap kesehatan rongga mulut.
Dr. Praveen menjelaskan, rongga mulut memiliki ekosistem mikroorganisme yang kompleks dengan lebih dari 700 spesies. Menurutnya, keberadaan bakteri di dalam rongga mulut tidak seluruhnya harus dihilangkan karena terdapat bakteri yang berperan dalam menjaga kesehatan.
Ketika keseimbangan microbiome terganggu atau mengalami dysbiosis, bakteri yang berpotensi merugikan dapat berkembang lebih dominan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti plak, gigi berlubang, radang gusi hingga bau mulut.
Baca Juga: Unilever Indonesia (UNVR) Bantah Rumor Divestasi Buavita
Karena itu, pendekatan perawatan gigi dan mulut mulai bergeser dari sekadar menghilangkan bakteri menuju upaya menjaga keseimbangan microbiome.
"Perawatan gigi dan mulut modern bukanlah tentang menghilangkan bakteri sepenuhnya, melainkan menjaga kesehatan microbiome mulut agar bakteri baik dapat mendukung kesehatan gigi dan mulut," ujar Praveen.
Dari sisi produk, Pepsodent Pro.Care diklaim telah melalui pengujian klinis dan dirancang memberikan perlindungan hingga 24 jam. Produk tersebut tersedia dalam enam varian, yakni Icy Fresh, Complete White, Multi Protection, Charcoal Deep Clean, Enamel Shield, dan Plaque Prevention.
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan di tengah KPPIKG 2026 yang mengangkat tema "Shaping the Future of Global Oral Health: Translating Science, Technology, and Humanity". Ajang tersebut mempertemukan lebih dari 1.500 peserta dari kalangan kesehatan gigi dan mulut.
Bagi Unilever, pengembangan produk berbasis teknologi dan sains menjadi salah satu cara untuk mempertahankan relevansi merek di tengah perubahan kebutuhan konsumen.
Khusus di kategori oral care, pendekatan microbiome membuka ruang bagi perusahaan untuk menawarkan produk dengan manfaat yang lebih spesifik dibandingkan sekadar memberikan sensasi bersih setelah menyikat gigi.
"Melalui kehadiran Pepsodent Pro.Care di KPPIKG 2026, kami memperkenalkan ilmu pengetahuan terkini tentang microbiome mulut kepada para dokter gigi untuk mentransformasi penggunaan produk perawatan gigi sehari-hari," kata Esperansa.
Baca Juga: Grup Djarum Dikabarkan Incar Akuisisi Kecap Bango, Unilever Belum Berkomentar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














