kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

UNTR produksi emas sebesar 61.000 oz pada Januari-Februari 2019


Kamis, 28 Maret 2019 / 19:55 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT United Tractors Tbk mulai mendulang pendandapatan dari lini bisnis tambang emas melalui melalui anak usahanya PT Danusa Tambang Nusantara. Sekretaris United Tractors, Sara K. Loebis menyampaikan pada tahun ini emiten berkode saham UNTR ini membidik produksi emas sebanyak 350.000 oz pada tahun 2019.

Dari periode Januari hingga Februari 2019, mereka sudah memproduksi sebanyak 61,000 oz. Yang mana pada Januari mereka memproduksi 30,000 oz dan pada Februari mereka memproduksi 31,000 oz.

Sara K. Loebis mengatakan UNTR mulai memproduksi emas pada Desember 2018 silam. “Pada Desember 2018 jumlah produksinya sebesar 35,000 oz,” katanya, Kamis (28/3).

Sebagai informasi, melalui PT Danusa Tambang Nusantara UNTR resmi menjadi pemegang saham PT Agincourt Resources, pemilik tambang emas Martabe di Sumatra Utara. Nilai tranksaksi dari akuisisi ini mencapai US$ 917,9 juta, yang dihitung berdasarkan nilai perusahaan sebesar US$ 1,2 miliar.

Tambang emas Martabe telah berproduksi sejak 2012, Sara menjelaskan kapasitas processing plant yang dimiliki Martabe saat ini dapat memproduksi emas sekitar 350.000 ons per tahun, oleh karena itu dalam waktu dekat ini belum ada fasilitas tambahan yang perlu dibangun untuk menunjang produksi.

Dari total belanja modal yang dialokasikan UNTR yaitu US$ 800 juta untuk 2019, UNTR menganggarkan US$ 50 juta untuk operasional tambang emas ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×