kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Upah pekerja di Cimahi naik 8,71%, Chitose lakukan efisiensi


Senin, 23 April 2018 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. RUPS CINT


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chitose Internasional Tbk akan melakukan efisiensi operasional lantaran naiknya upah minimum kota (UMK) Cimahi, tempat pabrik produksi perusahaan beroperasi. Sekedar informasi, di 2018 UMK Cimahi naik 8,71% menjadi Rp 2,68 juta.

Direktur Keuangan PT Chitose Internasional Tbk Fadjar Swatyas menjelaskan upaya efisiensi tersebut tidak dilakukan dengan mengurangi karyawan. Efisiensi yang dilakukan lebih berupaya meningkatkan produktivitas dan menekan harga produksi. “Kita akan cari produktivitas. Kalau sampai nurunin karyawan agak susah,” katanya Senin (23/4).

Kenaikan UMK dipastikan Fadjar akan meningkatkan beban operasional perusahaan. Oleh karena itu, beban itu harus bisa ditutup dengan peningkatan produktivitas.

Catatan saja, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 5,4 miliar pada tahun ini. Capex akan digunakan untuk pengembangan produk, produk baru, dan meningkatkan produktivitas.

Sementara itu seluruh sisa dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp 6,92 miliar digunakan untuk pengembangan flagship shop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×