kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Urai antrean truk, ASDP siagakan 26 unit kapal


Senin, 09 Juli 2012 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Pembelajaran tatap muka harus dilakukan hati-hati agar tak jadi kasus baru Covid-19.


Reporter: Melati Amaya Dori | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT ASDP Indonesia Ferry tengah berupaya mengurai tumpukan truk yang terjadi Pelabuhan Merak, Banten. Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Christine Hutabarat mengaku pihaknya senang mempersiapkan sejumlah langkah.

Mulai Senin (8/7), ASDP akan mempertahankan jumlah kapal pengangkut minimal 26 unit setiap hari. Selain itu, perusahaan pengangkutan ini juga mempersingkat waktu singgah kapal yang berbobot 3.500 GRT menjadi 45 menit.

ASDP juga akan bekerjasama dengan Polda Banten untuk menempatkan petugas di setiap satu kilometer antrean truk tersebut. “Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat penarikan kendaraan dari KM.92 hingga Sagalo,” tambah Christine kepada wartawan, Senin (9/7).

ASDP juga akan menambah jumlah personil untuk ditempatkan di titik-titik kritis di dalam pelabuhan dan berada di bawah komando General Manager ASDP Cabang Merak. ASDP juga akan mendatangkan kapal KMP Roditha sebagai kapal bantuan.

Hingga saat ini, tumpukan truk pengangkut masih terjadi di Pelabuhan Merak. Jumlah mencapai 1.600 unit. ASDP sendiri telah mengangkut 6.793 unit truk pada Minggu (8/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×