Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Artotel Group resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Indonesia (UI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan venue di lingkungan kampus UI.
Melalui kerja sama tersebut, Artotel Group akan mengelola sejumlah aset venue milik UI untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan fasilitas kampus.
Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan, kerja sama antara kedua pihak tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi.
Baca Juga: Harga Cabai hingga Telur Turun di Akhir Juni 2026, Diklaim Bukan Dampak Libur MBG
“Kami ada kerja sama bukan sekadar bisnis saja. Tapi ada kegiatan-kegiatan lain yang saling mendukung antara industri dengan pihak Universitas Indonesia," ujar Eduard ketika ditemui, Senin (29/6/2026).
Adapun, empat aset yang akan dikelola Artotel Group meliputi Gedung Balairung Universitas Indonesia, Balai Purnomo Prawiro, Balai Sidang Universitas Indonesia, serta Ruang Apung Perpustakaan Universitas Indonesia.
Menurut Eduard, fokus pengelolaan akan diarahkan untuk meningkatkan utilisasi venue yang selama ini relatif terbatas penggunaannya di akhir pekan.
Artotel berencana menghadirkan berbagai kegiatan secara reguler, mulai dari pameran seni, seminar, talk show, job expo, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya dengan tetap mengedepankan agenda dan kepentingan sivitas akademika UI.
Sebagai tahap awal pengelolaan, Artotel tengah menyiapkan agenda seni yang diharapkan dapat digelar pada tahun ini dengan memanfaatkan salah satu maupun seluruh venue yang dikelola.
Kerja sama pengelolaan aset ini berlaku selama lima tahun dan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. Skema kerja sama yang diterapkan antara kedua pihak menggunakan mekanisme bagi hasil.
“Pengelolaannya kan selama ini masih terbatas dari internal mereka. Jadi sekarang ada business approach-nya juga untuk meningkatkan kesejahteraan semuanya,” katanya.
Baca Juga: Jadi Pengganti LPG, Kementerian ESDM Uji Coba Tabung CNG Merah Putih Setara 3 KG
Kerja sama tersebut juga menjadi tonggak baru bagi Artotel dalam memperluas model bisnis pengelolaan aset institusi pendidikan, setelah sebelumnya menjalankan kolaborasi serupa dengan salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Eduard menilai peluang kerja sama serupa masih terbuka lebar, baik pada institusi pendidikan maupun pemilik aset lainnya yang membutuhkan keahlian pengelolaan di bidang hospitality dan MICE.
“Tapi kita bukan yang terakhirlah. Ini bukan yang terakhir. Kita akan gas terus untuk kerjasama-kerjasama yang kita lihat. Opportunity-nya adalah dengan industri yang masih domain-nya kita,” sebut Eduard.
Artotel pun optimistis pengelolaan venue secara profesional dengan pendekatan hospitality dapat meningkatkan daya tarik aset UI untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik akademik maupun non-akademik, termasuk acara berskala nasional dan internasional.
Di sisi lain, bagi UI, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas aset kampus sekaligus menciptakan sumber nilai tambah baru yang mendukung keberlangsungan ekosistem pendidikan tinggi.
Baca Juga: Komponen Otomotif RI Tembus Rantai Pasok Global, Ekspor Lampaui US$ 7 Miliar
"Sinergi antara Universitas Indonesia dan Artotel Group merupakan langkah strategis dalam melakukan optimalisasi aset-aset yang ada di lingkungan UI. Kami percaya bahwa manajemen pengelolaan venue yang profesional dan berstandar internasional akan memberikan nilai tambah yang besar, sekaligus menyokong keberlangsungan ekosistem pendidikan tinggi secara unggul dan berkelanjutan,” tambah Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














