Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shopee mencatat peningkatan kinerja pelaku usaha rumahan dan anak muda setelah mengikuti program pelatihan digital bersama Kementerian Ekonomi Kreatif. Sepanjang 2025, sebanyak 2.500 peserta di delapan kota dibekali keterampilan bisnis digital melalui program Emak-Emak Matic dan Gen Matic.
Hasil pelatihan menunjukkan rata-rata penjualan peserta di platform Shopee meningkat hingga tiga kali lipat. Sementara itu, pesanan merchant ShopeeFood naik sampai 1,8 kali dan komisi afiliator melonjak hingga delapan kali dibandingkan sebelum pelatihan.
Program ini menyasar ibu rumah tangga dan generasi muda di Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang. Materi difokuskan pada praktik berjualan di marketplace, pengelolaan toko digital, pemanfaatan fitur iklan, serta pengembangan konten sebagai afiliator.
Baca Juga: Harga Minyak Mendidih, Pemerintah Tambah Subsidi atau Naikkan Harga BBM?
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya menilai kolaborasi ini membuka peluang ekonomi digital yang lebih inklusif.
“Melalui program pelatihan Emak-Emak Matic dan Gen Matic bersama Shopee Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat untuk memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan baru bagi keluarga,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/3).
Dari sisi perusahaan, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan pendekatan pelatihan dibuat aplikatif agar peserta bisa langsung memulai usaha.
“Materi kami rancang secara praktis dan aplikatif agar peserta dapat langsung mengimplementasikan strategi yang dipelajari untuk memulai dan mengembangkan usaha di ekosistem Shopee,” kata Balques.
Sejumlah peserta mengaku merasakan dampak langsung terhadap usaha mereka. Aya Sophia Madjid, pemilik toko rumahayasophia di Shopee, menyebut pelatihan membantu meningkatkan pengelolaan pesanan dan stok. “Bisnis dan pesanan saya meningkat lewat fitur-fitur itu,” ujarnya.
Sementara Siti Zakiatul, pelaku usaha kuliner di Bogor, mengatakan pelatihan membantunya memahami strategi promosi di ShopeeFood. “Bisnis makanan saya mendapatkan lebih banyak pelanggan,” tuturnya.
Ke depan, Shopee menyiapkan dukungan lanjutan bagi peserta terbaik berupa bimbingan intensif, tambahan eksposur, serta saldo iklan dan voucher promosi dengan nilai puluhan juta rupiah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas basis UMKM digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis platform.
Selain program pelatihan, Shopee juga menyediakan Program Sukses UMKM Baru, akses kelas daring Kampus UMKM Shopee, serta Program Ekspor Shopee yang telah membawa lebih dari 90 juta produk lokal ke pasar internasional.
Baca Juga: Tensi Geopolitik Timur Tengah Meningkat, DPR Dorong Mitigasi untuk Jaga Pasokan Migas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













