kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Waduh program listrik 35.000 megawatt baru rampung 14%


Minggu, 29 Desember 2019 / 15:09 WIB
ILUSTRASI. Warga beraktivitas dengan latar belakang Pembangkit Listrik Tenaga Gas-Uap (PLTGU) Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/2). Program listrik 35.000 megawatt baru rampung 14%.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Ketenagalistrikan 35.000 megawatt (MW) menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang di bawah pemerintahan Jokowi.

Namun, hingga November 2019, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) melaporkan, baru 14% atau 5.071 MW yang rampung dan beroperasi dengan nilai investasi Rp 137 triliun.

Baca Juga: Selama 2019, Kemenkum HAM telah terbitkan 99.268 SK Perseroan Terbatas (PT)

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo merinci, dari yang sudah beroperasi tersebut terdapat 62% atau 21.824,8 MW yang sudah masuk dalam tahap konstruksi. Nilai investasinya sebesar Rp 589 triliun.

"Memang ada beberapa proyek di sektor kelistrikan yang mungkin bisa beroperasi sebagian. Sebagai contoh kalau dia membangun pembangkitnya dua kali 1.000 MW, maka mungkin 1.000 MW dioperasikan dulu, itu bisa. Tetapi, paling tidak sampai saat ini 21.824,8 MW masih dalam tahap konstruksi," ujar Wahyu, Jumat (27/12).

Baca Juga: Rusia mengklaim senjata hipersoniknya yang mampu menyerang AS, siap untuk berperang




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×