kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Waralaba kuliner lokal Tapisi gencar ekspansi tahun ini


Jumat, 24 Januari 2020 / 14:02 WIB
Waralaba kuliner lokal Tapisi gencar ekspansi tahun ini
ILUSTRASI. Warga masyarakat memilih makanan pembuka puasa di Pasar Kuliner Ramadan Benhil Jakarta, Kamis (17/5).


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Waralaba kuliner lokal bernama Tapisi tengah fokus melebarkan sayap bisnisnya pada tahun ini. Tapisi akan melakukan ekspansi bisnis  di dalam dan luar negeri dengan memperkenalkan cemilang gorengan asli Indonesia.

Founder Tapisi, Akbar Temuyyin Sani, mengatakan, untuk tahap awal sendiri pihaknya telah membuka cabang di Pulau Dewata Bali sebanyak tujuh mitra. Bidikan berikutnya adalah Surabaya, Makassar dan Bandung.

Baca Juga: Food and beverage (F&B) masih di peringkat atas tren bisnis waralaba 2020

"Menyongsong awal tahun 2020 ini, Kami langsung bergerak ke daerah dan membuka cabang di Bali tepatnya di Kuta dan sudah terealisasi pada 15 Januari 2020 kemarin," kata Akbar Temuyyin Sani dalam siaran pers, Jumat (24/1).

Untuk di Bali , Tapisi membuka di Badung.  Selain di Bali, Akbar juga berencana akan membuka cabang berikutnya di negara tetangga, Malaysia dan singapura.

Ia mengatakan, Malaysia dipilih karena ongkos sewa tempat usaha di sana masih terjangkau. Selain kedua negara tersebut, Tapisi juga akan melakukan penetrasi pasar ke Brunei Darussalam. Sasaran mitra Tapisi adalah usaha kecil menengah (UKM).

Baca Juga: Waralaba F&B tumbuh, Tapisi targetkan punya lebih dari 1.000 gerobak

Dia berharap, waralaba gorengan yang dijajakan dengan gerobak ini bisa hadir di negara tersebut pada 2020. "Saya ingin memasyarakatkan tahu isi, pisang goreng, dan singkong goreng (tapisi) dikenal di mancanegara, go international," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×