kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.004.000   -55.000   -1,80%
  • USD/IDR 16.985   10,00   0,06%
  • IDX 7.337   -248,32   -3,27%
  • KOMPAS100 1.020   -39,17   -3,70%
  • LQ45 751   -25,47   -3,28%
  • ISSI 257   -9,75   -3,65%
  • IDX30 397   -12,77   -3,11%
  • IDXHIDIV20 493   -13,82   -2,73%
  • IDX80 115   -4,19   -3,52%
  • IDXV30 133   -4,17   -3,04%
  • IDXQ30 129   -4,15   -3,13%

Waskita Toll Road Antisipasi Kenaikan Volume Kendaraan Saat Mudik, Ini Strateginya


Senin, 09 Maret 2026 / 16:59 WIB
Waskita Toll Road Antisipasi Kenaikan Volume Kendaraan Saat Mudik, Ini Strateginya
ILUSTRASI. PT Waskita Toll Road (WTR) memproyeksikan terjadi peningkatan volume lalu lintas (lalin) kendaraan pada periode mudik Idul Fitri 2026. (KOMPAS images/KRISTIANTO PURNOMO)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Toll Road (WTR) memproyeksikan terjadi peningkatan volume lalu lintas (lalin) kendaraan pada periode mudik Idul Fitri atau Lebaran 2026 dibandingkan tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan PT Waskita Toll Road, Buyung I. Lukman mengatakan, Waskita Toll Road memprediksi terjadi kenaikan volume kendaraan sebesar 4% pada 5 ruas tol yang dimiliki dan dikelola pihaknya.

"Diperkirakan sebanyak 2,8 juta kendaraan akan melintas pada periode H-10 hingga H+10 Lebaran 2026, atau meningkat sekitar 4% dibandingkan dengan periode mudik Lebaran tahun sebelumnya," katanya kepada Kontan, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Tembus US$100, AirAsia Soroti Beban Biaya Bahan Bakar Maskapai

Dus, Buyung mengungkap, Waskita Toll Road bersama seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di lingkungan Waskita Toll Road Group telah melakukan berbagai langkah kesiapan baik dari sisi infrastruktur maupun operasional.

Dari sisi infrastruktur, Waskita Toll Road melakukan inspeksi rutin serta pemeliharaan jalan untuk memastikan kondisi jalan, marka, rambu lalu lintas, dan sistem drainase dalam kondisi optimal.

Sementara itu, dari sisi operasional, Waskita Toll Road juga memastikan kesiapan layanan jalan tol selama 24 jam, termasuk kesiapan petugas layanan lalu lintas, serta layanan transaksi di gerbang tol guna meminimalisasi antrean kendaraan.

"Selain itu koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak kepolisian untuk mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas selama periode mudik," jelas Buyung.

Baca Juga: Widodo Makmur (WMPP) Prediksi Penjualan Daging Naik Hingga 60% pada Ramadan

Ia menambahkan, ruas tol milik Waskita Toll Road yang secara historis mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan tertinggi adalah ruas Tol Pemalang - Batang. Hal ini karena ruas tol tersebut merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Jawa yang menjadi salah satu jalur utama bagi para pemudik.

Waskita Toll Road mencermati bahwa kelancaran arus mudik di jalan tol dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kesiapan infrastruktur jalan tol serta pengelolaan operasional yang optimal.

"Selain itu, kepatuhan pengguna jalan terhadap peraturan lalu lintas, kondisi kendaraan yang layak jalan, serta kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area juga menjadi faktor penting yang turut mempengaruhi kelancaran perjalanan," ujar Buyung.

Ia mengungkap, periode mudik Lebaran biasanya dapat menyumbang sebesar 8,6% ke pendapatan tahunan perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×