kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.783   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.235   -86,97   -1,04%
  • KOMPAS100 1.158   -11,60   -0,99%
  • LQ45 838   -5,18   -0,61%
  • ISSI 293   -4,14   -1,40%
  • IDX30 443   -2,67   -0,60%
  • IDXHIDIV20 534   -1,42   -0,26%
  • IDX80 129   -1,09   -0,84%
  • IDXV30 144   -1,15   -0,79%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Widodo Makmur Unggas Perkuat Struktur Modal Melalui Right Issue


Kamis, 26 Februari 2026 / 16:29 WIB
Widodo Makmur Unggas Perkuat Struktur Modal Melalui Right Issue
ILUSTRASI. Rumah potong ayam PT Widodo Makmur Unggas Tbk (Dok/WMUU)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. Aksi korporasi ini diarahkan untuk menambah modal kerja di tengah upaya perseroan meningkatkan pemanfaatan fasilitas Rumah Potong Ayam (RPA) yang selama ini belum optimal.

Manajemen menyebut tambahan dana hasil right issue akan difokuskan untuk mendorong volume produksi, mempercepat perputaran persediaan, serta mengerek utilisasi kapasitas terpasang. Saat ini, kapasitas RPA WMUU tercatat mencapai 12.000 ekor per jam. Namun, tanpa tingkat serapan pasar dan arus kas yang memadai, kapasitas tersebut berisiko menjadi beban biaya tetap.

Direktur WMUU Andi Susilo mengatakan, penguatan modal kerja menjadi prioritas agar aset produksi yang sudah dibangun tidak menganggur. “Dengan utilisasi yang lebih tinggi, Perseroan dapat meningkatkan efisiensi biaya per unit dan memperbaiki margin usaha,” ujarnya dalam siarna pers, Kamis (26/2).

Baca Juga: Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

Langkah right issue ini sekaligus mencerminkan kebutuhan likuiditas untuk menjaga operasional tetap berjalan agresif. Tantangannya, peningkatan kapasitas harus diimbangi permintaan yang solid agar tambahan modal tidak sekadar menutup tekanan arus kas jangka pendek.

Ke depan, efektivitas aksi korporasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan WMUU mengonversi tambahan modal menjadi pertumbuhan penjualan dan perbaikan margin, bukan hanya memperbesar skala produksi.

Baca Juga: Dukung MBG, Widodo Makmur Unggas (WMUU) Datangkan Grand Parent Stock (GPS) dari AS

Selanjutnya: Laba Bank Negara Indonesia (BBNI) Januari 2026 di Rp 1,7 Triliun, Ini Rekomendasinya

Menarik Dibaca: Jadwal Buka Puasa Kota Madiun Ramadan 26 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×