kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Widodo Makmur Unggas Perkuat Struktur Modal Melalui Right Issue


Kamis, 26 Februari 2026 / 16:29 WIB
Widodo Makmur Unggas Perkuat Struktur Modal Melalui Right Issue
ILUSTRASI. Rumah potong ayam PT Widodo Makmur Unggas Tbk (Dok/WMUU)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. Aksi korporasi ini diarahkan untuk menambah modal kerja di tengah upaya perseroan meningkatkan pemanfaatan fasilitas Rumah Potong Ayam (RPA) yang selama ini belum optimal.

Manajemen menyebut tambahan dana hasil right issue akan difokuskan untuk mendorong volume produksi, mempercepat perputaran persediaan, serta mengerek utilisasi kapasitas terpasang. Saat ini, kapasitas RPA WMUU tercatat mencapai 12.000 ekor per jam. Namun, tanpa tingkat serapan pasar dan arus kas yang memadai, kapasitas tersebut berisiko menjadi beban biaya tetap.

Direktur WMUU Andi Susilo mengatakan, penguatan modal kerja menjadi prioritas agar aset produksi yang sudah dibangun tidak menganggur. “Dengan utilisasi yang lebih tinggi, Perseroan dapat meningkatkan efisiensi biaya per unit dan memperbaiki margin usaha,” ujarnya dalam siarna pers, Kamis (26/2).

Baca Juga: Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

Langkah right issue ini sekaligus mencerminkan kebutuhan likuiditas untuk menjaga operasional tetap berjalan agresif. Tantangannya, peningkatan kapasitas harus diimbangi permintaan yang solid agar tambahan modal tidak sekadar menutup tekanan arus kas jangka pendek.

Ke depan, efektivitas aksi korporasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan WMUU mengonversi tambahan modal menjadi pertumbuhan penjualan dan perbaikan margin, bukan hanya memperbesar skala produksi.

Baca Juga: Dukung MBG, Widodo Makmur Unggas (WMUU) Datangkan Grand Parent Stock (GPS) dari AS

Selanjutnya: Laba Bank Negara Indonesia (BBNI) Januari 2026 di Rp 1,7 Triliun, Ini Rekomendasinya

Menarik Dibaca: Jadwal Buka Puasa Kota Madiun Ramadan 26 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×