kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.991   79,00   0,44%
  • IDX 5.981   -90,25   -1,49%
  • KOMPAS100 771   -14,29   -1,82%
  • LQ45 591   -10,33   -1,72%
  • ISSI 207   -3,59   -1,70%
  • IDX30 328   -5,39   -1,62%
  • IDXHIDIV20 418   -6,04   -1,42%
  • IDX80 88   -1,64   -1,83%
  • IDXV30 114   -1,30   -1,14%
  • IDXQ30 107   -1,47   -1,36%

XL Axiata: Implementasi 5G masih banyak PR


Senin, 13 Agustus 2018 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Digital Lifestyle Experience Center


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XL Axiata Tbk menilai masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu dilakukan dalam rangka mempersiapkan masuknya jaringan 5G ke Indonesia.

Group Head of Commercial GTM XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono menjelaskan, untuk mengimplementasi teknologi tersebut perlu ekosistem yang harus disiapkan terlebih dahulu.

Ekosistem tersebut seperti infrastruktur, frekeuensi, serta regulasinya. "Karena 5G adalah sebuah keniscayaan," kata Rahmadi, Senin (13/8).

Teknologi 5G tidak bisa dihindari. Bagi Rahmadi semua operator telekomunikasi cepat atau lambat bakal menyajikan jaringan anyar itu di Indonesia ketika sudah siap. Nah, kata Rahmadi, hal penting yang perlu dilakukan adalah penyiapan jaringan transmisi dulu.

5G diyakini menjadi jaringan yang memberikan kapasitas besar serta efisien. Tapi penerapannya untuk internet of things (IoT) misalnya, tidak secepat ketika sudah diimplementasikan. Sekarang saja, untuk percobaan 5G baru pada perkembangan mobile broadband. 

Ketika ditanya apakah 5G bakal menyedot biaya yang besar, bagi Rahmadi hal itu disebut relatif. "Karena secara jaringan operator harus invest terus," tambahnya.

Rahmadi memastikan, sebesar apapun keperluan 5G, pihaknya siap untuk berinvestasi baik infrastruktur maupun peralatan pendukung 5G terbaru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×