kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.316
  • LQ451.100,19   1,30   0.12%
  • SUN106,45 -0,03%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Asuransi nelayan berikan klaim ahli waris

Selasa, 14 November 2017 / 17:44 WIB

Asuransi nelayan berikan klaim ahli waris

JAKARTA,09/01-KKP SIAPKAN ANGGARAN UNTUK NELAYAN. Nelayan memindahkan ikan laut hasil tangkapan di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Senin (09/01). Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,02 triliun di tahun 2017. Dari jumlah tersebut, Rp 1,4 triliun di antaranya digunakan untuk kegiatan prioritas, di antaranya pengadaan bantuan 1.080 unit kapal perikanan untuk nelayan, 2.990 unit Alat Penangkapan Ikan (API), 500.000 premi asuransi nelayan. KONTAN/Fransiskus Simbolon/09/01/2017

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asuransi nelayan yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan klaim asuransi kepada ahli waris nelayan di Tegal, Jawa Tengah.

Klaim asuransi nelayan di Tegal diberikan di Gedung Mina Graha KUD Karya Mina Tegal, Senin (13/11) kepada tiga orang ahli waris akibat kematian alami masing-masing sebesar Rp160 juta, dan satu orang sebesar Rp810 ribu untuk dana pengobatan.

"Asuransi ini penting karena memiliki manfaat santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan hingga Rp 200 juta apabila meninggal dunia,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPY), KKP, Sjarief Widjaja dalam siaran pers, Selasa (14/11).

Sjarief bilang manfaat asuransi nelayan antara lain adalah santunan hingga Rp100 juta apabila mengalami cacat tetap dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan. Sedangkan jaminan santunan kecelakaan akibat selain aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp160 juta apabila meninggal dunia, Rp100 juta apabila cacat tetap dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

pemberian kartu asuransi nelayan, penyerahan bantuan Permodalan Nelayan, dan penyerahan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), dan Surat Izin Penangkap Ikan (SIPI).

Selain asuransi, KKP juga melakukan pemberian kartu asuransi nelayan, penyerahan bantuan Permodalan Nelayan, dan penyerahan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), dan Surat Izin Penangkap Ikan (SIPI).

Sebagai informasi fasilitasi permodalan untuk nelayan di Jawa Tengah telah mencapai Rp138,283 miliar. Khusus untuk cabang Tegal, BRI sudah memfasilitasi permodalan dengan KUR Mikro Nelayan sebesar Rp 6,2 miliar dengan 573 debitur sedangkan untuk KUR Ritel mencapai Rp 5,5 miliar dengan 22 debitur.

DJPT juga bekerja sama dengan Bank BRI membuka Gerai Permodalan Nelayan (Gemonel) untuk meningkatkan skala usaha termasuk memfasilitasi pengembangan alat penangkapan ikan ramah lingkungan.

Pemberian Gemonel secara simbolis diberikan kepada KUR Mikro dengan perwakilan sebanyak tiga orang dengan total sebesar Rp25 juta per orang, KUR Ritel atas nama Ratmo sebanyak Rp200 juta, dan KUR Ritel atas nama Nurul sebanyak Rp500 juta.


Reporter Abdul Basith
Editor : Yudho Winarto

ASURANSI NELAYAN

Berita terbaru Industri

TERBARU
MARKET
IHSG
18,23
6.490,90
0.28%
 
US/IDR
13.331
-0,25
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy