kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.964
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Dorong keberlanjutan, FGV buat rencana pemulihan gambut

Senin, 16 April 2018 / 17:34 WIB

Dorong keberlanjutan, FGV buat rencana pemulihan gambut
ILUSTRASI. Perkebunan Kelapa Sawit
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Felda Global Ventures Holdings Berhad (FGV) mendorong pengembangan industri perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Upaya tersebut didorong dengan membuat Kebijakan Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, dan Tanpa Eksploitasi (NDPE Policy) yang berlaku sejak 9 April 2018. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan membuat rencana pemulihan gambut.

"FGV akan memulihkan semua lahan gambut yang telah dikembangkan sesuai dengan Kebijakan Berkelanjutan 2017," ujar Presiden dan Chief Executive Officer FGV Grup Dato’ Zakaria Arshad dalam siaran pers, Senin (16/4).

PT Temila Agro Abadi (TAA) anak usaha FGV telah menyerahkan Rencana Pemulihan Gambut yang terperinci untuk disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dalam pemulihan itu, ketinggian air akan dijaga di level yang sesuai untuk memperbaiki fungsi ekosistem gambut.

FGV juga mengembangkan Masterplan Pengelolaan Gambut untuk merehabilitasi area terdampak. Masterplan ini dilaksanakan dengan merundingkannya dulu bersama pemangku kepentingan bersangkutan.

Perundingan dilakukan dengan masyarakat lokal yang akan terkena dampak dari kebijakan itu. Hal itu diakui untuk mengantisipasi terjadinya konflik. "FGV akan terus berupaya mencegah munculnya kembali ketegangan," terang Dato' Zakaria.

FGV juga menerapkan pendekatan Stok Karbon Tinggi (HCS) di area perkembangan potensial. Dato' Zakaria bilang dalam menentukan area pengembangan baru, aspek lingkungan dan sosial sangat dikonsiderasikan.

Tidak hanya lingkungan, FGV juga menekankan kebijakan mengenai ketenagakerjaan. FGV sedang merampungkan kebijakan Kepatuhan Sosial dan Hak Asasi Manusia (SCHR), yang akan memperluas komitmen perusahaan dalam penjaminan hak asasi, proses rekrutmen tenaga kerja asing, dan penanganan keluhan.

Keterlibatan multi-pemangku kepentingan yang transparan dan independen pun didorong oleh FGV. Hal itu memungkinkan masyarakat lokal dapat menyuarakan kepentingan mereka di forum terbuka.

"Mekanisme ini diharapkan dapat menjadi media bagi mereka untuk menyampaikan pendapat mereka tentang kebijakan yang berlaku," jelasnya.


Reporter: Abdul Basith
Editor: Yudho Winarto

PERKEBUNAN SAWIT

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×